Batam, News, Kepri

Wakapolda Himbau Kepada Bhayangkara Polri Untuk Tidak Bermain Dengan Narkotika

Egi | Kamis 12 Sep 2019 12:22 WIB | 98

Narkoba
Polda Kepri
Polri


Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri saat Konferensi Pers di Mapolda Kepri (Foto:Egi)


MATAKEPRI.COM,BATAM-Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri akan tindak tegas bagi siapa saja penyalahgunaan Narkoba termasuk dari Bhayangkara Polri, Kamis (12/9)

Dua tahun terkahir ini Periode 2018-2019 Puluhan anggota Bhayangkara Polri yang bertugas di wilayah kepulauan Riau telah diberhentikan secara tidak hormat akibat penyalahgunaan Narkoba.

"Pada Sabtu 17 Agustus 2019 HUT RI ke-74  yang lalu sebanyak 38 anggota Bhayangkara Polri sudah diberhentikan secara tidak hormat. Diantaranya, sebagian besar adalah pengguna narkoba,"Yan Fitri usai menggelar konferensi persnya di Mapolda Kepri, Rabu 11 September 2019 siang.

Lanjutnya, Bahkan usai kegiatan operasi antik seligi  2019 dua hari yang lalu, ternyata kita temukan lagi bahwa masih ada anggota Bhayangkara Polri yang terjaring kasus Narkotika

"Berarti hal ini sudah merasuk kepada seluruh elemen-elemen dan unsur-unsur kehidupan berbangsa dan bernegara," jelas Yan.

Wakapolda Kepri juga meminta kepada seluruh jajaran Polda Kepri, untuk tidak bermain-main dalam kasus narkotika ini.

"Kita tau sudah banyak Narkotika yang memakan korban, mulai dari anak-anak kita, anggota kita sendiri, Pegawai Negeri, dan kita tau berapa orang pegawai negeri yang sudah terjaring di dalam kasus narkotika ini, dari Bintan, Karimun, Tanjung Pinang, Batam, Anambas, dan Natuna yang tertangkap dalam penyalah gunaan Narkotika ini,"ungkapnya.

Kita harus jujur dan berani mengatakan yang benar, dan kita juga berani berbuat dan menindak anggota Bhayangkara Polri yang menyalahgunakan amanah yang sudah dia emban.

"Kita juga tidak membedakan pangkat baik itu dari tantama, Bintara, perwira pertama (Pama), termasuk dari perwira menengah (Pamen) juga kita proses. Tiada maaf untuk hal-hal demikian. Kedepan juga saya akan minta kepada jajaran agar lebih keras,"tutup Yan.(EAG)