Batam

Aspindo Juga Menanggapi Tentang Penumpukan Barang Kiriman

Juliadi | Rabu 13 Feb 2019 00:12 WIB | 472

Pencerahan
Kebijakan
Bea Cukai


Istimewah


MATAKEPRI.COM, Batam - Terkait dengan pemberitaan tentang penumpukan barang dan jasa media massa atau Media elektronik dan lainnya, adalah implementasi Pancasila yang diterapkan tanggal 14 Januari kemarin.

Hal tersebut juga di tanggapi oleh Sekretaris Asosiasi jasa pengiriman Indonesia (Aspindo) Batam, Arif.

"memang anggota mendapatkan sosialisasi dan mengadakan training, untuk para anggota disini terkendala namanya  izin baru dan latar belakang perusahaan jasa titipan di kota Batam yang berbeda-beda adalah perusahaan nasional memang sudah memiliki sistem yang baik, "ujar Arif, Selasa (12/2 /2019).

Menurutnya hal tersebut, tidak menunjukkan sistem yang baik kerjasama atau istilahnya mitra pemerintah dan peraturan perundang-undangan dalam berbisnis di Kota Batam dan sekitarnya.

"dengan sistem ini di kantor pos dan juga Memang ada beberapa kendala yang harus kita pecahkan, solusinya bersama-sama kita sudah dengar di gudang cargo di bandara sudah ditambah beberapa Kantor Pos, "katanya.

Lanjutnya bahwa perkiraan sebelumnya Pos Indonesia sudah memperluas area nya dan mudah-mudahan dengan perbaikan dan evaluasi yang dilakukan semoga kendala  barang menumpuk sebenarnya ini hanya masalah saja proses.

Baca juga : Wendy Bermana : Kadang Pengirim Barang Tidak Jujur

Baca juga : Bea Cukai Mengeluarkan Aplikasi "CEISA" Barang kiriman Kawasan Bebas Batam

"mengiritasi dipengaruhi beban perusahaan jasa titipan, Kenapa pengirim tidak jujur dalam mengirim barang,  karena sudah ada aturan main, " ucapnya.

Ia menambahkan setelah barang diperiksa, ketika ada laporan yang tidak sesuai dengan barang yang diperiksa, yang membuat barang-barang impor ada terhambat Pengeluarannya. Dan intinya dari pelaku bisnis juga berharap akan ada evaluasi masing-masing instansi yang terkait mungkin dari bandara.

Ia mengatakan terkait dengan sistem yang sekarang ini memang ada kendala di internal, pihaknya berusaha masing-masing dengan adanya sistem baru ini memang ada penambahan penambahan SDM, untuk mengurai dan menginput data - data yang  unsur-unsur proses pengiriman barang yang sangat indah seperti dulu dan sekarang. (Adi)