Batam

Pangdam I/BB Gelar Rapat Percepatan Penanganan Covid 19

Juliadi | Rabu 25 Mar 2020 15:52 WIB | 97

TNI
Rumah Sakit
Angkatan Darat
Corona


Pangdam I/BB Mayjen TNI Muhammad Sabrar Fadhilah, pimpin rapat, Rabu (25/3/2020). Foto : Penrem 033


MATAKEPRI.COM BATAM -- Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) I/Bukit Barisan (BB) Mayjen TNI Muhammad Sabrar Fadhilah selaku Pangkogasgabpad Pimpin Rapat Percepatan Penanganan Covid 19 di Rumah Sakit (RS) Khusus Pulau Galang Batam, Rabu (25/3/2020).


Rapat yang dihadiri oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto S.IK, Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah., SE., M.A.P, Danlanud RHF, Wakil Walikota Batam serta unsur kementrian PUPR dan Dinas Kesehatan Provinsi Kepri serta Staf terkait.


Rapat ini merupakan lanjutan dari kunjungan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, S.I.P., bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si yang meninjau langsung kesiapan RS khusus Covid 19 di Pulau Galang Batam Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).


Panglima TNI telah nyatakan 
perkembangan pembangunan Rumah Sakit (RS) khusus Observasi Covid-19 siap untuk di gunakan.


Terlihat agenda rapat antara lain adalah evaluasi stake holder Provinsi Kepri untuk terjun langsung dalam mengecek kesiapan RS Khusus Covid 19 yang berada di Pulau Galang Batam yang nantinya di rencanakan akan langsung di resmikan pengunaannya oleh Presiden RI Joko Widodo.


Disamping itu agenda rapat kesiapan ini juga di bahas tentang stake holder agar terlibat langsung serta mengecek kesiapan RS Khusus Covid -19 yang di bangun di Pulau Galang ini, juga akan disiapan Latihan gladi lapang penanganan Covid 19, Sosialisasi ke warga tentang rencana pengoperasian RS Khusus, menghimbau petugas pengamanan agar ekstra ketat terkait pengamanan fasilitas RS Khusus.


Disisi lain pemberitahuan Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Andap Budhi Revianto. S. I. K bahwa dalam Periode akhir Maret 2020 terdata TKI 17.748 orang yang kembali ke tanah air dari Malaysia melalui Batam, juga diperlukan penanganan. (Ril/Adi)