Batam, News, Ekonomi

Mau Mandi Pakai Air Bersih ? Ya Bangun Jam 2 Pagi

Agung | Senin 19 Aug 2019 13:09 WIB | 192

Pemko Batam


Ilustrasi di perumahan.


MATAKEPRI.COM, Batam - Hidup di perkotaan dan tinggal di area Perumahan tidak menjamin masyarakat tersebut akan mendapatkan suplai air yang memadai. Para masyarakat yang tinggal di perumahan ini harus bangun pukul 02.00 dini hari agar bisa mendapatkan suplai air bersih.


Hal tersebut terjadi di salah satu perumahan yang berlokasi di Tanjung Uncang. Air yang di gunakan untuk keperluan sehari-hari tersebut harus segera di tampung, pada saat air mengalir dengan baik.


Baca juga : Suplai Air Terkendala, Para WBP di Rutan Batam Sangat Tersiksa


Hal tersebut di ungkapkan oleh Nogroho yang merupakan warga perumahan Putra Jaya, Tanjung Uncang, Saat di hubungi Matakepri.com yang juga mengatakan hal tersebut sudah terjadi cukup lama, dan sejak 2 bulan lalu memang sedikit membaik. "Karena baru pukul 22.00 wib air sudah mengalir, biasanyabharus tunggu hingga dini hari, Ucap Nugroho.


Nugroho mengaku telah tinggal di perumahan tersebut lebih kurang selama 2 tahun terakhir, dan pada waktu yang sama juga suplai air di perumahan tersebut sangat susah.


"Lebih kurang selama 1 Minggu kami tinggal di lokasi, baru bisa melakukan penyesuaian terhadap Suplai air," Imbuhnya.


Nugroho melanjutkan, Apabila terlambat untuk Bangun pagi, makan bisa dipastikan kita tidak akan bisa mandi pagi. Karena di sini, sejak pagi dini hari hingga siang, air hanya mengalir beberapa jam saja.


"Ada juga rekan kerja saya yang baru pindah ke perumahan sini, dan hampir 1 Minggu tidak pernah mandi pagi karena tidak mampu bangun dini hari untuk menampung air," jelas nya sambil sedikit tertawaan.


Air mati pada pagi hari, tentu nya sangat menggangu aktifitas nya yang harus berangkat bekerja pada pukul 5.30 wib.


Nugroho juga berharap agar pihak penyalur air bersih mampu memberikan pelayanan terbaik nya kepada para pelanggan nya.


"Kita ini kan selalu rutin untuk membayar tagihan, tapi hal tersebut tidak di imbangi oleh layanan yang kami dapatkan," pungkasnya. (AM)