Karimun

Usulan Alat Tangkap Nelayan Desa Pauh Segera direalisasikan, 62 KK Melakukan Verifikasi

Ridwan | Kamis 09 Sep 2021 13:07 WIB | 180



Foto bersama warga Desa Pauh pada saat kegiatan Verifikasi penerima bantuan alat tangkap.(doc)


MATAKEPRI.COM KARIMUN - Anggota DPRD Kepri dapil Karimun, Bakti Lubis, SH., MH., yang diwakili oleh Afrizal bersama Dinas Kelautan & Perikanan Provinsi Kepri melakukan kegiatan verifikasi calon penerima alat tangkap nelayan untuk 62 kepala keluarga di Desa Pauh Kecamatan Moro Kamis, (9/9/2021) pagi tadi. 


Dalam kesempatan itu turut hadir Kepala Desa Pauh, Usman tokoh masyarakat dan warga lainnya. 


Usman dalam sambutannya menyambut baik program itu dan berharap agar apa yang diberikan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin.


"Saye berharap nantinye bantuan ini dimanfaatkan sebaik mungkin, jangan kalau dah dapat barang mike jual lalu beli TV pulak," candanya disambut tawa warga yang hadir.


Sementara itu, Nasir koordinator kelompok nelayan Desa Pauh mengatakan sangat berbesar hati karena usulan yang mereka ajukan tahun 2020 membuahkan hasil. 

"Usulan yang kami ajukan melalui pak Bakti Lubis kemudian diteruskan ke OPD terkait dan membuahkan hasil. Tentu ini sangat bermakna bagi kami nelayan pesisir," ungkapnya. 


Di tempat yang sama  Afrizal juga mengatakan khusus untuk Desa Pauh usulannya sudah terealisasi.


"Alhamdullilah usulan yang sudah terealisasi diantaranya pemasangan meteran ditambah instalasi listrik sebanyak 33 kepala keluarga. Masing - masing memperoleh 5 titik, beberapa unit mesin tempel yamaha 15 PK, bantuan jaring tangsi dan masuh banyak lagi usulan lainnya yang masih berproses,"ungkap Afrizal. 


Menurut Afrizal, semua itu terwujud berkat kerja sama semua pihak, baik dari masyarakat, legislatif dalam hal ini Bakti Lubis maupun dinas terkait.


"Alhamdulillah, 2 periode sebagai anggota DPRD Karimun dan 1 periode DPRD Kepri, masyarakat sudah banyak menikmati hasil kerja keras bapak (Bakti Lubis-red). Beliau berkomitmen akan terus berusaha melakukan yang terbaik untuk kemaslahatan masyarakat," pungkasnya.(*)



Berita Terkait

Tidak ada berita terkait