Batam, News, Kepri

Percepat Penanganan Covid-19 di Batam, Tan A Tie Minta Semua Kalangan Dukung Program Vaksinasi

Egi | Kamis 03 Jun 2021 10:07 WIB | 181

Legeslatif/DPRD
Pemko/Pemda/Pemrov
Polres/ta
Polda Kepri
Politisi
Pengusaha


Anggota Komisi 1 DPRD Kota Batam Tan A Tie (foto:egi)


MATAKEPRI.COM BATAM -- Pemerintah saat ini tengah gencar menjalankan program vaksinasi untuk mencegah penyebaran wabah Covid-19 di Kota Batam, Kepulauan Riau.


Salah seorang Anggota Komisi 1 DPRD Kota Batam Tan A Tie mengungkapkan, sangat mengapresiasi atas program vaksinasi yang sedang dijalankan oleh Pemerintah, TNI-Polri, bahkan instansi lainnya untuk mengurangi secara cepat penyebaran Covid-19.


"Sudah satu tahun lebih wabah Covid-19 ini berbaur dan menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Dengan adanya wabah ini, banyak perubahan yang terjadi didalam kehidupan kita dalam menjalani aktifitas," ujar Tan A Tie pada Rabu (2/6/2021) sore.


Tan A Tie berharap, vaksinasi ini menjadi jalan keluar menyelesaikan wabah yang sudah menerpa kita semua. Untuk itu saya meminta semua kalangan di Batam mendukung vaksinasi Covid-19 tersebut.


"Kita berharap semua masyarakat di Kota Batam mendukung program vaksinasi yang sedang berjalan saat ini. Dengan berjalannya program ini, percepatan dalam mengurangi penyebaran covid-19 cepat teratasi," bebernya.


Lanjutnya, saya juga menghimbau kepada masyarakat Kota Batam yang belum divaksin untuk segera dilaksanakan vaksinasi. Jangan ada keraguan untuk divaksin.


"Vaksin aman untuk kita, saya sebagai Anggota DPRD Batam sudah divaksin, dan tidak ada gejala setelah divaksin. Vaksin ini bukan untuk melindungi diri kita sendiri, tetapi juga untuk melindungi keluarga yang kita cintai. Untuk itu jangan ragu untuk di vaksin," kata Anggota Legislatif dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).


Tan A Tie juga berpesan kepada masyarakat yang sudah divaksin, agar tetap menerapkan protokol kesehatan. Karena, setelah divaksin bukan berarti terbebas dari wabah Covid-19.


"Saya minta kepada masyarakat yang sudah divaksin tetap menerapkan protokol kesehatan, karena belum tentu setelah divaksin kita bisa terbebas dari Covid-19. Kita semua harus kompak jika ingin kehidupan kembali normal," pungkasnya, (egi)