Batam, News, Kepri

Meski Dimasa Pandemi, 603 Mahasiswa Universitas Batam di Wisudakan

Egi | Sabtu 21 Nov 2020 16:35 WIB | 115

Perguruan Tinggi/Sekolah
Universitas



MATAKEPRI.COM BATAM -- Sebanyak 603 mahasiswa di Universitas Batam (Uniba) yang melaksanakan Rapat Senat Sidang Terbuka (Wisuda) Angkatan XVII Tahun Akademik 2019 / 2020.


Rapat Senat Sidang Terbuka (Wisuda) Angkatan XVII Tahun Akademik 2019 / 2020 Pasca Sarjana, Profesi, Sarjana, Sarjana Terapan, Ahli Madya dibuka secara resmi oleh Ketua Senat Universitas Batam, Dr. H. M Soerya Respationo SH. MH.


Protokol kesehatan yang dijalankan oleh pihak panitia wisuda Uniba membatasi peserta yang hadir didalam ruangan. Wisuda tahun ini dibagi menjadi tiga sesi. Dan, hanya kepada wisudawan dan wisudawati serta anggota senat Uniba yang bisa mengikuti jalannya prosesi wisuda.


Rektor Universitas Batam, Prof. Dr. Ir. H Cablullah Wibisono MM mengatakan untuk pelaksanaan wisuda kali ini, pihaknya sudah mengajukan surat kepada wali kota selaku Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 dan kegiatan mengajar dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, dan dari awal pelaksanaan hingga akhir berjalan lancar.


"Seluruh wisudawan yang ikut serta harus memiliki surat keterangan dokter yang dinyatakan bebas dari Covid-19. Sedangkan untuk orang tua yang bisa menyaksikan secara langsung melalui daring dengan menggunakan aplikasi Zoom. Jadi orang tua tidak hadir di ruangan saat wisuda," ungkap Prof. Chablullah pada Sabtu (21/11/2020) pagi.


Prof. Chablullah dalam kesempatan itu juga mewakili seluruh civitas akademika Uniba mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pjs. Gubernur Kepri serta undangan lainnya yang telah hadir dan turut berpartisipasi sehingga wisuda kali ini dapat terlaksana.


Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh panitia wisuda, yang telah bekerja keras dalam mensukseskan acara wisuda angkatan ke-17 tahun 2020.


"Yang paling penting yakni ucapan selamat dan sukses kepada seluruh wisudawan yang diwisuda hari ini. Semoga ilmu yang diperoleh dapat digunakan sebaik-baiknya untuk mengabdi kepada nusa dan bangsa," tuturnya.


Hal senada juga disampaikan oleh Pengawas Yayasan Griya Husada Batam, Prof. Dr. Ir. Jemmy Rumengan SE. MM. Dia mengatakan sejak Uniba berdiri sampai sekarang, Universitas Batam ini telah menghasilkan lulusan sebanyak 13.890 Alumnus.


"Alhamdulillah, puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sejak tahun 2000 Uniba telah menghasilkan sebanyak 13.890 alumnus yang tersebar di berbagai sektor baik sektor pemerintahan maupun sektor non pemerintahan," ujar Jemmy.


Lebih lanjut Jemmy menjelaskan, saat ini Uniba memiliki lima fakultas program study Universitas Batam mempunyai misi untuk mempersiapkan tenaga-tenaga muda /sarjana yang terampil, berdedikasi tinggi, ulet, punya kompetensi dibidangnya serta bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa.


Universitas Batam merupakan satu-satunya perguruan tinggi yang mempunyai Fakultas Kedokteran di provinsi Kepulauan Riau. Universitas Batam saat ini mempunyai 5 Fakultas dengan 14 Program Studi S1 (sarjana), 4 Program Studi S2 (Magister) dan 1 Program Studi S3 (Doktoral).


Lanjutnya, Universitas Batam juga telah memiliki 5 Program Pasca Sarjana. Dan program Pasca Sarjana yang dimiliki Uniba ini terbesar di Provinsi Kepri.


"Saat ini Uniba telah memiliki Program Studi Doktoral (S3) Management Sumber Daya Manusia. Tak berhenti sampai disitu, kami juga sedang mengajukan usulan untuk Program Studi Doktoral (S3) Hukum, yang saat ini usulannya sedang di proses," ujar Jemmy dengan penuh optimesme.


Kepada seluruh wisudawan dan wisudawati dan juga kepada seluruh alumnus Universitas Batam, Jemmy berpesan agar teruslah berinnovasi dan berikanlah hasil yang terbaik dimanapun tempat alumnus berada.


"Jaga nama baik Universitas Batam, berikan hasil terbaik yang kita miliki dimanapun kita berada," pintanya.


Ditempat yang sama, Ketua Senat Universitas Batam, Dr. H. M Soerya Respationo SH. MH dalam sambutannya mengatakan sebagai ketua senat Uniba dia berpesan tanamkan selalu Tri Dharma Perguruan Tinggi disanubari seluruh wisudawan dan wisudawati.


"Jangan pernah melupakan jasa para guru, karena tanpa guru wisudawan dan wisudawati tak akan bisa ada disini," pungkasnya," pungkasnya (egi)