Batam, News, Kepri

Tidak Ada Kekerasan, Kompolnas Klarifikasi Atas Meninggalnya Hendri Tersangka Kasus Narkotika

Egi | Selasa 15 Sep 2020 13:36 WIB | 100

Polresta Barelang
Polda Kepri


Press release Kompolnas klarifikasi atas meninggalnya Hendri tersangka narkotika (foto:egi)


MATAKEPRI.COM BATAM -- Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) klarifikasi atas pengaduan dan keluhan masyarakat terkait meninggalnya Hendri Alfred Bakari tersangka kasus narkoba, pada hari Senin (14/9/2020) bertempat di Mako Polresta Barelang.


Konferensi pers ini dihadiri oleh Sekretaris Kompolnas, Dr. Benny Jozua Mamoto, S.H, M.Si, anggota Kompolnas Dr. Albertus Wahyurudharnto, M.Si, anggota Kompolnas, Poengky Indarti. S.H., LL, M, Staf Set Kompolnas Fitriani, S.H, Kapolresta Barelang AKBP Yos Guntur Yudi F.S., SH, SIK, MH, Kabid Humas Polda Kepri Kombespol Harry Goldenhardt S, SIK, Msi dan Kabid Propam Kombespol Nurpatria, SIK.


Dalam kesempatan Sekretaris Kompolnas, Dr. Benny Jozua Mamoto mengatakan, bahwa banyaknya keluhan dan pengaduan dari masyarakat terkait masalah Narkoba.


"Untuk kasus terdakwa Alm. Hendri Alfred Bakari tidak ditemukan bukti tanda kekerasan sebagai penyebab kematian Alm. Hendri, tetapi dinyatakan Hendri sudah menderita suatu penyakit akibat terlalu lama mengkonsumsi Narkoba yang mengakibatkan kematian. Hal ini di buktikan dari pemeriksaan ahli Forensik," ungkapnya.


Dijelaskan Benny, dari hasil penyelidikan dan pemetaan terhadap pengungkapan kasus narkoba yang dilakukan sebelumnya oleh TNI AL diketahui bahwa Alm. Hendri merupakan bagian dari sindikat peredaran narkoba jaringan antar Negara dan antar Provinsi. 


Dalam hal ini," Kompolnas sangat mengapresiasi kinerja Kepolisian Terutama Polresta Barelang dalam pengungkapan kasus narkoba di tengah pandemi ini, dan kami mengucapkan selamat dan berterima kasih kepada Polresta Barelang yang telah berhasil mengungkap narkotika jenis Sabu yang dapat disetarakan dengan menyelamatkan banyak jiwa generasi muda. Ini sungguh tugas yang sangat mulia," ujarnya.


Kompolnas menilai di tengah pandemi COVID-19 Polri tetap tidak lengah dan menunjukkan keberhasilan yang luar biasa dalam mengungkap sindikat narkoba sebagai salah satu virus yang mengancam masa depan anak bangsa. 


Diakhir kegiatan, Dr. Benny Jozua Mamato berpesan," Kita semua jangan sampai lemah dan kendor dalam memerangi narkoba yang merusak bangsa tetap semangat dan jaga kesehatan," pungkasnya (egi)