International, Lifestyle

Deteksi Foto Wajah Hasil 'Editan' By Adobe

Andhika | Kamis 07 Nov 2019 14:31 WIB | 140



adobe about face


MATAKEPRI.COM - Setiap tahun, Adobe membiarkan para perancang bersenang-senang dengan proyek eksperimental untuk didemonstrasikan dalam Adobe Max Sneaks Conference 2019 yang digelar perusahaan.

Kali ini, Adobe memperkenalkan eksperimen terbarunya yang berpotensi terintegrasi ke dalam produk Adobe di kemudian hari. Penemuan paling menarik saat ini adalah fitur yang disebut 'About Face', yang dapat mendeteksi ketika gambar wajah sudah diedit.

Dikutip dari thenextweb, Fitur edit gambar modern membuat Adobe Sneaks mudah untuk memodifikasi gambar, kadang membuat foto seseorang tampak lebih menarik, kadang pula untuk meledek orang lain. Baik atau buruk, Adobe telah menjadi pemain utama di era yang mewajarkan penyuntingan foto wajah. About Face berusaha untuk melacak pemalsuan gambar tersebut.

Cukup taruh gambar ke dalam fitur, dan About Face dapat mendeteksi bahwa gambar itu melalui tahap penyuntingan atau tidak.

Fitur ini tidak melihat gambar secara keseluruhan seperti algoritme deteksi wajah, melainkan melalui piksel individual. Dengan demikian, pengguna dapat mengetahui bagian mana dari gambar yang sudah diedit.

Fitur itu tampaknya dirancang secara khusus untuk mengetahui hasil penyuntingan, termasuk mengetahui ketika piksel telah dibesarkan atau dikecilkan.Cukup taruh gambar ke dalam fitur, dan About Face dapat mendeteksi bahwa gambar itu melalui tahap penyuntingan atau tidak.

Fitur ini tidak melihat gambar secara keseluruhan seperti algoritme deteksi wajah, melainkan melalui piksel individual. Dengan demikian, pengguna dapat mengetahui bagian mana dari gambar yang sudah diedit.

Fitur itu tampaknya dirancang secara khusus untuk mengetahui hasil penyuntingan, termasuk mengetahui ketika piksel telah dibesarkan atau dikecilkan.

Berdasarkan The Verge, fitur About Face tak hanya menganalisis piksel dari suatu gambar, tetapi juga mendeteksi kemungkinan bahwa gambar tersebut telah diubah sebelumnya, sekaligus menunjukkan peta panas (heatmap) pada area gambar wajah yang telah diedit. Canggihnya, fitur ini bahkan dapat membatalkan hasil edit.

Sumber: cnnindonesia.com



Berita Terkait

Tidak ada berita terkait