Batam, News, Ekonomi

Warga RW 20 Tolak Keras Pembangunan Drainase Dari Perumahan Putri Hijau

Agung | Jumat 13 Sep 2019 12:22 WIB | 379

Demo
Pemko Batam
Polsek


Para warga yang berkumpul melakukan penolakan terhadap drainase dari perumahan Putri Hijau.


MATAKEPRI.COM, Sagulung - Pembangunan drainase yang sebelumnya telah dilakukan di area RW 20, perumahan Griya AsriĀ  akan berlanjut di RW 14 yang mana merupakan 00erumahan Putri Hijau dengan menggabungkan drainase dari kedua perumahan tersebut.


Namun, para warga dari RW 20, menolak keras kelanjutan pembangunan drainase yang akan menggabungkan drainase dari kedua perumahan tersebut, dengan beramai-ramai mendatangi lokasi pada Jumat (13/9) siang ini.


Penolakan warga RW 20 tersebut bukan tanpa alasan, tapi karena sebelum pembangunan ini saja, saat air laut pasang dari ujung perumahan Griya Asri sudah hampir memasuki rumah para warga.


"Beberapa waktu lalu saja, air laut saat pasang sudah hampir masuk ke dalam rumah, apalagi kalau drainase dari perumahan di atas mau di gabungkan ke RW 20," Ucap Rudi yang merupakan warga RW 20 saat di lokasi melakukan Penolak bersama warga lainnya.


Tulisan penolakan terhadap pembangunan drainase dari para warga RW 20 juga tampak berdiri tepat di drainase dari perumahan Griya Asri, yang bertuliskan 'Warga RW 20 menolak keras pembongkaran jalan' tulis nya menggunakan tinta merah.


Para warga mengatakan, pemerintah tidak melakukan peninjauan terlebih dulu sebelum melakukan eksekusi, karena pasti akan banyak menimbulkan masalah baru.


"Kalau dari perumahan atas (Putri Hijau) itu gak pernah banjir selama ini walau hujan, tapi kalau di perumahan Griya Asri, RW 20 saat air laut pasang, air sudah hampir masuk ke dalam rumah warga, itu belum hujan," Lanjut nya.


Terlihat juga oleh matakepri.com para perangkat desa dan pihak kepolisianĀ  dari Polsek Sagulung telah hadir ke lokasi untuk melakukan pengamanan dan juga pengarahan kepada para warga.


Sekcam Sagulung, Hardianus yang juga datang ke lokasi menyampaikan, bahwa Pembangunan drainasi ini merupakan proyek dinas bina marga, yang pastinya sudah dilakukan peninjauan secara rinci.


"Meskipun kegiatan pada hari ini ada penolakan dari para warga, untuk pembanguna drainase masih akan tetap di lanjutkan. Akan kita selesaikan secepat pembanguna ini," Pungkasnya. (AM)