Batam, News, Hukum & Kriminal

Pasca Lolosnya Siswa SD dari Penculikan, Pihak Sekolah Buat Surat Edaran

Agung | Rabu 04 Sep 2019 20:54 WIB | 440

Kriminal
Sekolah
Polsek


Surat edaran yang diberikan oleh pihak sekolah kepada seluruh orang tua siswa.


MATAKEPRI.COM, Batam - setelah salah seorang siswa yang hampir menjadi korban penculikan, pihak sekolah langsung melakukan rapat komite dan membuat surat edaran.


Aksi percobaan penculikan tersebut terjadi di belakang SDN 02 Buliang, yang mana siswi kelas 1 Sekolah Dasar tersebut saat akan pulang ke rumah, yang mana rumahnya tepat di belakang sekolah tersebut.


Baca juga : Siswa SD Batuaji hampir Jadi Korban Penculikan


Setelah mendapat laporan dari orang tua siswi tersebut, sang guru langsung melaporkan hal tersebut kepada kepala sekolah dan pihak sekolah langsung melakukan rapat komite.


Yang sekolah juga langsung melaporkan hal tersebut ke mapolsek Batuaji, yang langsung mendapat respon baik dari Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe yang langsung mengatakan hal tersebut menjadi perhatian khusus bagi pihak kami.


"Hingga saat ini kami telah melakukan pengumpulan data dan pendalaman atas aksi percobaan penculikan tersebut, yang mana menggunakan modus Mengiming-imingi permen," kata Syafruddin pada Rabu (4/9).


Adapun surat edaran yang diberikan oleh pihak sekolah ditunjukkan kepada seluruh orang tua/wali murid, untuk lebih waspada, pasca kejadian tersebut.



Syafrudin juga belum bisa memastikan apakah hal tersebut merupakan percobaan penculikan atau bukan, karena hingga kini pihaknya masih dalam tahap pulbaket.


"Tentunya setelah kejadian ini, seluruh orang tua harus lebih waspada, kalau bisa untuk para anak nya yang bersekolah Haris di antar dan di jemput," imbuh Syafruddin.


Tidak hanya itu, pihak sekolah juga harus berperan aktif, dengan mengawasi anak saat pulang sekolah, dan jangan membiarkan sang anak pulang sebelum di jemput oleh orang tua nya.


"Jika perlu harus minta nomer telfon orang tua nya untuk berkoordinasi dan menelfon nya apabila tidak juga kunjung menjemput siswa tersebut pada saat itu," pungkasnya. (AM)