Batam, News

Dua jemaah Calon haji Embarkasi Batam, meninggal. Ini Indentitas Nya

| Rabu 17 Jul 2019 14:07 WIB | 1260

Pemko/Pemda/Pemrov


almarhum Subli Bin Muhammad (64) Kloter Tiga Embarkasi Batam. (Foto : FB Syahbudi)


MATAKEPRI.COM, Batam - tercatat oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Kota Batam, ada Dua Jemaah Calon Haji (JCH) yang meninggal ditanah suci Madinah.


Syahbudi selaku Kabid Informasi dan Humas Media Center haji Kota Batam  Mengatakan kedua almarhum meninggal karena Sakit. Dan saat ini telah dimakamkan di Jannatul Baqi, Madinah.


"Kedua almarhum sudah di makamkan, karena meninggal di Madinah, jadi kita makamkan di Baqi," ucapnnya.


Khairil Abbas bin Salim (62) kloter Dua Embarkasi Batam itu meninggal pada Senin (8/7) sekirar pukul 14.30 waktu Arab Saudi.
Abbas wafat usai mengalami serangan jantung. Abbas merupakan warga Komplek Beringin Indah Kecamatan Marpoyan Damai, Jalan Merbau no 100 A, Pekanbaru Riau.

Abbas meninggal dunia setelah menunaikan sholat Zuhur di Masjid Nabawi. Sebelumnya Abbas sempat memanggil petugas untuk minta bantuan karena merasa nyeri dada dan sesak nafas. Petugas pun langsung melarikannya ke klinik yang ada di samping Baqi.



Setelah itu langsung diambil tindakan dan dirujuk ke RS Ansyor. Setibanya di RS Ansyor almarhum menghembuskan nafas terakhir yang juga didampingi isteri. Abbas  juga merupakan mantan guru olahraga di SMAN 4 Pekanbaru.



Dan satu almarhum lagi bernama Subli Bin Muhammad (64) Kloter Tiga Embarkasi Batam yang meninggal pada Senin (15/7) sekitar pukul 11.30  Waktu Arab Saudi. Kerna pecahannya Pembuluh darah ke otak. Subli  merupakan warga asal kabupaten Indra Giri Hilir, provinsi Riau.


Sebelum merujuk almarhum ke RS, Tim kesehatan bjuga sempat melakuka penanganan denga memasang Infus serta measukkan obat Spilingual ke bawah lidah. Meski Tensi almarhum sempat turun, namun saat dalam perjalanan ke RS. Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya.


Syahbudi juga Menghimbau kepada para calon jemaah haji untuk selalu menjaga kesehatan tubuh nya.


"Agar tidak perlu melakukan kegitan yang tidak berhubungan dengan ibadah haji, terlebih lagi diluar ruangan, karena cuaca yang cukup panas di Tanah Suci," himbau nya. (AM)