Batam, News, Hukum & Kriminal

Tragis !!! Karena Amarah, Seorang Pria Tewas Di Hajar Adik Sang Pacar

Agung | Senin 23 Sep 2019 14:19 WIB | 157

Polresta Barelang
Polsek
Tewas
RSUD


Ilustrasi pemukulan.


MATAKEPRI.COM, Batam - Dari hubungan yang kurang harapakan oleh pihak keluarga Wanita, sang pacar yang berinisial AR, akhir nya tewas di aniaya oleh adik sang pacar setelah sebelumnya sang wanita meninggalkan rumah selama dua hari. 


Kapolsek Sagulung, AKP Riyanto menjelaskan bahwa penganiayaan yang yang berujung pada kematian tersebut,  terjadi pada Sabtu malam ( 21/9) setelah DS (21) bersama AR diketahui keberadaan mereka, yang telah pergi meninggal rumah sejak Jumat (20/9).


Pihak keluarga wanita akhirnya menggiring pasangan tersebut ke rumah, yang berada di kavling Sagulung Indah, yang langsung melakukan introgasi kepada pasangan tersebut.


"Jadi setelah pihak keluarga mengetahui keberadaan pasangan tersebut, langsung memebawa pulang ke rumah," Ucap Riyanto.


Setelah melakukan introgasi, yang membuat adik DS tak kuat menahan amarahnya,  langsung melanyangkan pukulan kepada AR, yang membuat AR seketika terbentur ke tembok, dan membuatnya langsung di larikan ke RSUD EMBUH FATIMAH, pada malam itu juga.


"Setelah dipukul dan terbentur ke tembok dan merasakan sakit yang luar biasa, pihak keluarga DS Langsung melarikan AR ke RSUD-EF, pada Sabtu malam," Jelas Kapolsek.


Langsung di lakukan perawatan secara intensif oleh para tenaga medis pihak RS. Namun AR mengalami luka yang cukup serius yang membuatnya pada Minggu pagi (21/9) menghembuskan nafas terakhir," Lanjut Riyanto.


Namun, Kapolsek menegaskan, bahwa kasus ini berada di dua TKP berbeda, yakni di Kecamatan Batuampar dan Sagulung. Karena arahan dari pimpinannya, kaksus ini pun diserahkan ke Satreskrim Polresta Barelang.


"Jadi kasus penganiayaan ini bukan kami yang menangani, dan saat ini telah di tangani oleh pihak satreskrim Polresta Barelang, yang mana hal tersebut  berdasarkan petunjuk pimpinan," Paparnya.


Riyanto pun sangat menyayangkan kejadian tersebut, yang membuat penganiayaan berujung pada kematian, yang harusnya bisa dihindarkan.


"Harusnya, pihak keluarga melakukan laporan ke Polsek Sagulung, setelah DS pergi meninggalkan rumah, jangan main cari sendiri," pungkasnya. (AM)