International, News, Politik

Militer Arab Saudi Lancarkan Serangan Ke Yaman Barat, 100 Orang Tewas

Moria | Senin 02 Sep 2019 15:18 WIB | 162



Koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi melancarkan serangan udara ke Yaman bagian barat daya (Istimewa)


MATAKEPRI.COM, Sana'a - Koalisi militer yang dipimpin Arab Saudi melancarkan serangan udara ke Yaman bagian barat daya. Serangan yang menghantam kompleks penjara itu dilaporkan menewaskan sekitar 100 orang.

Dilansir Reuters, Senin (2/9/2019), Kepala Delegasi Komite Palang Merah Internasional di Yaman, Franz Rauchenstein, mengunjungi kompleks penjara dan rumah sakit usai serangan yang terjadi pada Minggu (1/9). Usai kunjungan, dia mengatakan "anggapan yang aman adalah bahwa lebih dari 100 telah terbunuh".

"Ada tiga bangunan yang dihantam dan gedung tempat para tahanan itu berada, sebagian besar atau sebagian besar telah terbunuh," kata Rauchenstein kepada Reuters melalui telepon.

"Tahanan di fasilitas itu adalah tahanan yang kami kunjungi sehubungan dengan konflik," tambahnya.

Dia mengatakan Masyarakat Bulan Sabit Merah Yaman masih berusaha mengambil mayat dan sekitar 50 orang yang terluka telah dibawa ke rumah sakit.

Kantor Komisi Tinggi Hak Asasi Manusia Yaman (Yemeni Red Crescent Society) menyatakan, setidaknya ada 52 tahanan tewas. Sementara itu 68 tahanan masih hilang.

"Saya berharap koalisi akan meluncurkan penyelidikan atas insiden ini. Akuntabilitas perlu menang." demikian pernyataan Utusan Khusus Sekretaris Jenderal untuk Yaman, Martin Griffiths.

Warga mengatakan kepada Reuters bahwa ada enam serangan udara.

"Ledakan itu kuat dan mengguncang kota," kata seorang warga. "Setelah itu, sirene ambulans dapat terdengar sampai subuh," imbuh dia.

Sementara, Koalisi Saudi, yang mendapat kecaman oleh kelompok-kelompok HAM internasional atas serangan udara yang menewaskan warga sipil, mengatakan pihaknya telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi warga sipil di Dhamar dan serangan itu sesuai dengan hukum internasional.

Koalisi Muslim Sunni mengatakan pihaknya menghancurkan sebuah situs yang menyimpan drone dan rudal di Dhamar. Koalisi ini telah memerangi Houthi yang berpihak Iran selama lebih dari empat tahun di Yaman. 

(***/detiknews)



Berita Terkait

Tidak ada berita terkait