Batam, News, Ekonomi

Ini Permintaan Korban Kebakaran Kepada Pemko Batam

Agung | Sabtu 14 Sep 2019 17:32 WIB | 255

Pemko Batam
Kebakaran


Para korban kebakaran yang beristirahat di posko pengungsian. (Foto : Agung)


MATAKEPRI.COM, Batam - Setelah Musibah hebat yang menimpa 15 KK dari 16 rumah di Ruli Danau merah, RT 03/ RW 26, kelurahan Buliang, kecamatan Batuaji pada Kamis (12/9) lalu, masih menimbulkan rasa duka dan Trauma bagi sebagian besar Korban Kebakaran yang menghanguskan seluruh isi rumah mereka.


Baca juga : Korban Kebakaran Berharap Bantuan Segera Datang


Dari total 69 jiwa yang terkena musibah kebakaran tersebut, ada sebanyak 32 orang dewasa, 12 orang anak laki-laki, 11 anak perempuan dan 14 Balita.


Baca juga : Toilet Umum Tak Tersedia Setelah Tiga Hari Pasca Kebakaran


Dari keterangan Gebi, salah seorang Ibu rumah tangga yang tinggal di pengungsian mengatakan hingga saat ini seluruh warga memang tinggal di Posko pengungsian yang telah disediakan oleh pemerintah.


Baca juga : Sardi : Kami Terima Dengan Lapang Dada Apapun Bantuan Yang Akan di Berikan


"Namun untuk orang tua yang memiliki balita,  tinggal di tetangga yang tidak tertimpa musibah, karena di tenda sangat sesak dan panas," Ucap nya saat tengah memilih beberapa pakaian sumbangan dari para masyarakat.


Baca juga : Berikan Bantuan Kepada Korban Bencana, Sebagai Bentuk Solidaritas


Dirinya juga mengatakan, hingga hari ini dilokasi pengisian belum tersedia toilet umum yang bisa di gunakan oleh para Pengungsi.


Yang membuat para warga kesusahan saat akan membuang hajat pada malam hari. "Kalau siang memang bisa, kita numpang ke rumah warga. Tapi kalau malam kita agak repot," keluh nya.


"Syukurlah, kalau pakaian dan sembako hingga hari ini masih terus berdatang dari para masyarakat dan lainnya," Sambung Debi.


Baca juga : Bantuan Korban Kebakaran Ruli Danau Merah Telah Datang, Untuk Jumlah di Sesuaikan


Masih di lokasi pengungsian, Sardi yang juga korban kebakaran memohon kepada pemerintah untuk memudahkan dan jangan mempermasalahkan para koran kebakaran dalam urusan surat menyurat mereka yang saat ini telah Hangus bersama dengan harta bendanya.


"Apabila nanti kami Ingin melengkapi, tolong jangan dipersulit," Harapanya mewakili warga pengungsian. (AM)