Batam, News, Hukum & Kriminal

Hasil Begal Habis di Pakai Untuk Mabuk, FR : Setiap Malam Kami Mabuk Bersama

Agung | Kamis 05 Sep 2019 16:09 WIB | 247

Curanmor
Pencurian
Kriminal
Polsek
Siswa / pelajar


Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe bersama para pelaku begal dalam gelar perkara di Mapolsek Batuaji, pada K


MATAKEPRI.COM, Batuaji - Para pelaku begal yang berhasil dibekuk oleh sat Reskrim Polsek Batuaji pada Senin (2/9) lalu, kebanyak masih di bawah umur. Terdapat juga satu orang pelaku yang berstatus sebagai pelajar.


FR (17) yang merupakan otak dari tindakan begal tersebut mengatakan, bahwa setiap malam mereka selalu berkumpul/nongkrong dan juga mabuk bersama di kawasan Ruli glory point, Batuaji.


Beberapa  pelaku begal tera ada yang bekerja sebagai kuli bangunan, dan yang lainnya masih pengangguran. Lebih ironinya lagi, salah seorang dari pelaku begal tersebut merupakan siswa aktif yang bersekolah di salah satu SMA di Batuaji.


AS(18) merupakan siswa kelas sebelah SMA, yang sering ikut nongkrong dan mabuk bersama teman-teman, dan akhirnya ikut dalam tindakan kriminal yang dilakukan oleh para teman-temannya.


Pengakuan dari FR, motor hasil begal tersebut, sempat di sembunyikan di area Sei temiang sebelum akhirnya di jual di area panindo seharga satu juta rupiah.


"Dan seluruh uangnya udah habis kami gunakan untuk Mabuk-mabukan, di tempat nongkrong biasanya," Kata FR, saat gelas Perkara di mapolsek Batuaji pada Kamis (5/9) siang tadi.




Kapolsek Batuaji, Kompol Syafruddin Dalimunthe juga mengatakan para pelaku tersebut membawa senjata tajam pada saat melakukan aksinya, untuk menakut-nakuti pada korbannya.


"Jadi korbannya langsung dipepet oleh seluruh pelaku. Dan karena ketakutan, kedua korban langsung meninggalkan kendraan serta Hp nya dilokasi," Ucap Syafruddin menjelaskan kronologi kejadian nya.


Setelah kejadian tersebut, kedua korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke mapolsek Batuaji pada Minggu (1/9) lalu.


"Setelah mendapat laporan, Satreskrim Polsek Batuaji Langsung melakukan pengumpulan data, dan dalam waktu kurang dari 24 Jam berhasil mengamankan para pelaku Begal tersebut," Jelasnya.


Meskipun kedelapan pelaku telah mendekam di sel polsek Batuaji, satreskrim masih memburu 5 pelaku lainnya.


Terkait hal tersebut, kapolsek Batuaji juga mengatakan, beberapa tindakan kriminal yang ditangani oleh Polsek Batuaji, kebanyakan dilakukan oleh anak dibawah umur.


Yang mana tindakan kriminal seperti ini berasal dari berkumpul atau nongkrong nya para remaja yang tidak jelas tujuannya, dan kurang nya pengawas dari para orang tua.


"Anak yang dibiarkan keluar hingga larut malam, tentunya bisa menimbulkan perilaku negatif dan mengacu pada Tindakan kriminal. Apalagi kebanyakan masih di bawah umur," kata Syafruddin.


Pengawasan dan pengarahan yang dilakukan oleh orang tua kepada anak untuk mengikuti kegiatan-kegiatan yang positif tentu nya sangat penting untuk anak remaja.


"Mari kita sebagai orang tua selalu lebih memperhatikan pergaulan anak, baik di sekolah, di dalam ataupun di luar rumah, jangan sampai kita menyesal setelah kejadian buruk menimpa buah hati kita," himbau Syafruddin. (AM)