Batam, News, Hukum & Kriminal, Kepri

Terduga Pelaku Kematian Karyawati Infineon Batam Ditangkap, Polisi Dalami Motif

Egi | Rabu 28 Oct 2026 13:31 WIB | 93

Polda/Polres/Ta dan Polsek
Meninggal Dunia
Pembunuhan
Tewas


Polresta Barelang berhasil tangkap pelaku pembunuhan (foto: Satreskrim Polresta Barelang)


Matakepri.co.id Batam - Polisi menangkap seorang pria berinisial A yang diduga terlibat dalam kematian Sunarti Adian (24), karyawati PT Infineon Technologies Batam yang ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Perumahan Puri Agung 4 Tahap 2, Blok F1, Selasa (27/10).

Penangkapan dilakukan pada Selasa malam, tidak lama setelah jasad korban ditemukan. Dalam proses penindakan, polisi terpaksa menembak terduga pelaku karena diduga melakukan perlawanan saat hendak diamankan.

Setelah ditangkap, A dibawa ke Mapolresta Barelang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi kini mendalami keterlibatan terduga pelaku sekaligus menelusuri kemungkinan adanya pihak lain yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk, Ipda Dipo Patria, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang terduga pelaku.

"Untuk saat ini pelaku telah diamankan satu orang dan masih dilakukan pengembangan. Terkait penambahan pelaku lain akan kami informasikan lebih lanjut," kata Dipo.

Penyidik juga masih menyelidiki hubungan antara korban dan A. Hingga saat ini, polisi belum menemukan indikasi hubungan keluarga maupun asmara di antara keduanya.

Selain mendalami latar belakang hubungan tersebut, penyidik masih mengumpulkan keterangan dan bukti untuk mengungkap rangkaian kejadian yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Dugaan adanya luka tusuk pada tubuh korban juga belum dapat dipastikan. Polisi masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui kondisi korban sekaligus memastikan penyebab kematiannya.

"Kalau luka tusuk, masih kami lakukan pemeriksaan," ujar Dipo.

Sebelum penemuan jasad tersebut, warga di sekitar Perumahan Puri Agung 4 Tahap 2 sempat mencium aroma menyengat yang berasal dari kamar kos korban. Kondisi itu kemudian memicu perhatian warga hingga keberadaan jasad Sunarti diketahui.

Salah seorang warga, Bertus, menyebutkan bahwa korban sebelumnya menjalani cuti sakit dalam waktu cukup lama setelah mengalami kecelakaan.

Informasi tersebut menjadi bagian dari keterangan awal yang perlu didalami lebih lanjut untuk menyusun kronologi aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia.

Petugas kepolisian bersama tim Indonesia Automatic Fingerprint Identification System (Inafis) telah melakukan pemeriksaan awal di lokasi kejadian. Dari perkiraan sementara, korban diduga telah meninggal dunia sekitar dua hari sebelum ditemukan.

"Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan di TKP, dan dugaan sementara mayat sudah berada di kos tersebut selama dua hari," jelas Dipo.

Untuk memastikan penyebab kematian, jasad Sunarti telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepulauan Riau guna menjalani autopsi.

Hasil pemeriksaan forensik nantinya diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap penyebab kematian korban dan mencocokkannya dengan bukti-bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.

Sementara itu, Polresta Barelang masih melanjutkan penyidikan, termasuk memeriksa terduga pelaku A dan mengumpulkan bukti untuk mengungkap motif serta kronologi lengkap peristiwa yang merenggut nyawa karyawati tersebut.(Egi)

Redaktur: ZB



Share on Social Media