Batam, Nasional , News, Ekonomi, Hukum & Kriminal

Angkot Tak Layak Jalan Berkeliaran Bebas Di Kota Batam

Agung | Jumat 11 Oct 2019 12:09 WIB | 474

Pemko Batam
Polresta Barelang
inspirasi
Satlantas
Kecelakaan


Salah satu angkutan kota di kota Batam yang kondisinya tak layak jalan.


MATAKEPRI.COM, Batam - Hingga bulan Oktober di tahun 2019 ini, masih saja banyak Angkutan Kota (Angkot) yang tak layak jalan berkeliaran bebas di jalan protokol kota Batam.


Khusunya di wilayah Batuaji dan Sagulung, berbagai angkot dengan kondisi yang cukup memprihatinkan tersebut terbilang menguasai jalanan.


Entah bagaimana pengawasan dan penertiban Angkutan Kota (Angkot) di Kota Batam yang di lakukan oleh Dinas perhubungan kota Batam, nampak nya tak berjalan secara maksimal.


Kondisi ini pun sesudah berlangsung cukup lama, dan kondisi ini pun tentunya sangat membuat resah para masyarakat, yang saat ini menggunakan jasa angkutan umum tersebut.


Bagaimana tidak, Aksesoris pendukung di kendaraan angkutan umum yang sangat penting tersebut banyak yang tidak berfungsi dan banyak tidak terpasang.


Semisal nya Lampu Rem, Lampu sein, dan juga body angkot yang keropos akibat karat nampak terlihat jelas.


Kekhawatiran yang cukup tinggi pun disampaikan oleh Dedi seorang karyawan yang bekerja di Panbil mall, yang mengatakan pernah masuk kedalam angkot Minibus tersebut yang kondisi di bagian luar dalamnya sangat memprihatikan.


Selain karat yang memenuhi bagian luar body mobil tersebut, bagian galam pun cukup tragis. "Pintu nya aja di iket pakai karet, bahkan pernah juga saya liat yang gak ada pintunya," Ucap nya kepada pewarta (11/10) saat di temui di halte Panbil mall.


Meskipun demikian, para angkot yang tak layak jalan tersebut masih saja merajai jalanan kota Batam.


Dedi pun sangat risau dengan kondisi seperti ini, karena dirinya juga sering menggunakan sepeda motor saat berangkat dan pulang kerja. Dan selalu menemui aksi kebut-kebutan yang dilakukan oleh para supir angkot tersebut.


"Udah kayak di film aksi aja kalau saya ketemu dengan beberapa angkot itu, padahla udah sering terjadi kecelakaan, tapi masih aja gak ada pengaruh," nya kata Dedi.


Masyarakat pun menilai kinerja kerja dari Dinas Perhubungan Kota Batam dan Satlantas Polresta Barelang belum maksimal.


“Kecelakaan angkot paling sering, nyungsep lah, nabrak orang lah, bahkan nabrak pohon pun sudah sering. Sudah banyak korban jiwa. Mau tunggu sampai kapan lagi baru ditertibkan,” kesalnya.


Hal yang tak jauh berbeda pun di sampaikan oleh Rifki, salah seorang warga batu aji yang sering menggunakan layanan angkot tersebut pun sangat merasa was-was apabila sedang berada di dalam angkot tersebut.


"Cara mengemudi yang ugal-ugalan buat kita sebagai penumpang ya cukup ketakutan, kalaublagi di dalam Mobil," Ucap nya kepada pewarta pada Jumat (11/10) pagi ini.


Rifki juga berharap semoga pemerintah kota batan melalui Dinas terkait bisa dengan segera menertibkan angkutan kota yang tidak layak jalan lagi tersebut.


"Harus nya dengan berbagai kejadian yang sering terjadi melibatkan angkot tersebut menjadi tolak ukur bagi pemerintah untuk segera menertibkan, jangan sampai ada korban yang berjatuhan lagi," Harap nya. (AM)