Batam, News, Kepri

Aktivis Buruh Akan Lakukan Demo Besar-besaran Dalam Bulan ini

Egi | Jumat 14 Feb 2020 11:43 WIB | 469

DPRD Kota Batam


Wakil Ketua Umum DPP FSP LEM SPSI, Saiful Badri saat menyampaikan hasil rapat kepada awak media (foto:egi)


MATAKEPRI.COM BATAM -- Dalam waktu dekat ini aktivis buruh lintas generasi dan lintas federasi bersatu dari para senior hingga junior untuk melaksanakan demo besar-besaran di Kota Batam, Jum'at (14/02/2020).


Sebanyak 80 para aktivis buruh lintas generasi membahas dan merancang strategi untuk pergerakan demo besar-besaran yang akan diadakannya, yaitu demo tentang menolak Rancangan undang-undang (RUU) Omnibus Law. 


Hal ini disampaikan langsung oleh Wakil Ketua Umum DPP FSP LEM SPSI, Saiful Badri mengatakan, Omnibus Law adalah isu yang sangat besar, hal itu adalah pertama kalinya terjadi di negara ini, bahwa pemerintah bakal merevisi 79 buah Undang-Undang (UU) yang bakal menjadi satu paket, yakni Omnibus Law.


Tujuan Omnibus Law itu satu sisi memang untuk menarik investasi, tapi elemen dari anak bangsa ini bakal mendapatkan kesusahan atau dirugikan, dalam hal ini adalah kaum buruh.


"Hal ini sangat luar biasa, oleh karena itu buruh di Batam juga menyikapinya dengan hal yang luar biasa juga," ucap Saiful pada Rabu (12/02/2010) malam di Green Land Hotel, Batam Center.


Ketua DPC KSBSI, Surya mengatakan pergerakan dan demo yang bakal diadakan itu murni dari bawah sampai ketingkat pusat, yakni tidak ada sangkut pautnya dengan politik. 


Karena RUU Omnibus Law bakal banyak yang merugikan buruh dan permasahan itu adalah tanggungjawab dari serikat buruh untuk memperjuangkannya guna kepentingan bersama.


"Salah satu tujuan dari RUU adalah untuk memudahkan untuk berusaha, tapi untuk memudahkan berusaha itu jangan menghilangkan prinsip dari perlindungan dan merugikan buruh, hal itu akan kita diperjuangkan bersama," ucap Surya.


"Itu adalah isu utama, tapi nantinya juga bakal ada masalah perburuhan lainnya yang akan dibahas, yakni masalah yang belum bisa terselesaikan, seperti UMSK di Kota Batam. Demo itu direncanakan dalam bulan ini, untuk tanggalnya belum dipastikan," sambungnya.


Ketua federasi KSBSI, Ma'ruf juga mengatakan, dalam menyikapi permasalahan Omnibus Law pihaknya akan melibatkan publik dan memberikan pemahaman, apasih sebenarnya dampak dari Omnibus Law itu jika diterapkan sesuai yang disampaikan secara lisan oleh pemerintah.


"Sebelum melakukan demo nantinya, kita bakal melakukan konsolidasi dulu kepada seluruh buruh, Mahasiswa dan juga masyarakat umum, agar bersama-sama untuk mendukung pergerakan yang akan diadakan ini," kata Ma'ruf (egi)