Batam, News, Ekonomi, Politik

Operasi Pasar Gas Yang Berada Di Area Rumah Relawan Jadi Pembicaraan Hangat Warga Net

Agung | Sabtu 23 Nov 2019 06:14 WIB | 227

Pemko Batam
Pertamina
MEDSOS


Postingan yang membuat viral operasi pasar gas elpiji di Batuaji. (Istimewa)


MATAKEPRI.COM, Batam - Isu kelangkaan gas Elpiji 3 Kg yang terjadi di Batam, segera di tangin oleh Dinas Perindustrian dan perdagangan (Disperindag) kota Batam, yang menggelar Operasi Pasar Gas Elpiji 3 Kg di ruko Pemda 2 Aviari, kelurahan Buliang Kecamatan Batuaji, pada Rabu (22/11) lalu.


Namun, tindakan yang di lakukan oleh Disperindag kota Batam yang telah bekerja sama dengan pihak Pertamina dan juga agen dari PT. Makmur Kasih Karunia nampak nya menuai kontroversi, setelah salah satu akun menggungah hal tersebut ke sosial media, Facebook.


     • Baca Juga : Para Pencaker Harus Kecewa Di Job Fair Batam 2019


Dalam unggahan yang dilakukan oleh akun bernama 'Doni' tertulis bahwa dirinya mempertanyakan alasan pelaksanaan, dan pemilihan lokasi oleh pihak Pemko Batam.


"Kesengajaan gas ini untuk menarik perhatian ketika di lakukan pasar operasi gas di sebelah rumah pemenangan pilkada 2020 nanti dan menjadikan OPD sebagai elektabilitas," Tulis akun tersebut.


     • Baca Juga : Kapal TB Tirta Samudra XXVII Resmi Di Sita PN Batam, Setelah PT. USJ Menang Gugatan dari PT. Bandar


Perlu di ketahui bawah operasi pasar yang di gelar pada Rabu (22/11) lalu berada tepat di samping rumah relawan salah satu bakal calon Gubernur Kepri pada Pilkada 2020 mendatang, yaitu Haji Muhammad Rudi (HMR), yang kini masih menjabat sebagai walikota Batam.


Postingan yang belum lama di bagikan tersebut pun langsung di banjiri oleh ratusan komentar dan juga telah di bagikan beberapa kali. Dalam komentar yang di isi oleh Masyarakat dari berbagai kalangan tersebut terus terjadi pro dan kontra.


     • Baca Juga : Kado Perdana Hut Kota Batam Di Berikan Oleh Dinas Kesehatan Kota Batam


Seperti yang di tuliskan oleh akun Andesta yang mengatakan jangan berburuk sangka.


"Gaboleh suuzon pak. Mana tau emang niat dia baik. Karena warga ngeluh susah dapat gas makanya diadakan bazar. Walaupun ada niat terselubung tapi ga baik buat kita suuzon," tulis komentar dari Andesta.


"Gas langka tapi kok bapak itu punya stok banyak untuk di bagi-bagi, apakah beliau punya kilang sendiri," ciut akun Agus Riansyah.


     • Baca Juga : Ibu Boncengi Anak Dengan Sepeda Motor Dijambret Hingga Terjatuh


"Pas hari biasa gas langka nak mau mampos nyari nya. Eh tiba-tiba ada operasi pasar dari pemerintah gas nya bejibun, kan ada udang di balik pencitraan, eh bakwan mksudnya," ujar akun Lamhot Rgg.


"ADA MAUNYA ITU..LEPAS ITU SIAP2 UTK DIKULITI...GAYA HIDUP PENGUASA EMANG BEGITULAH," balas akun Parlaungan Hasibuan.


"Dari pada untuk operasi pasar, mending untuk tmbah stok dipangkalan/ bersihin pangkalan2 nakal," ciut Aby Ni'am.


"Lagu lama pas mau pilkada datang ni selamat tinggal bos jangan harap kel gua mau milih lu lagi," ujar Jalaluddin Rumi.


Enggak tahan awak lihat poster besar bapak itu RUMAH RELAWAN," ujar akun Lamhot Rgg.


(AM)