Batam, News, Kepri

Permintaan Siswa-siswi Rempang, Jangan Gusur Sekolah Kami

Egi | Selasa 19 Sep 2023 12:49 WIB | 459

Ormas/LSM/Paguyuban/Komunitas
Pemko/Pemda/Pemrov/Pemerintah
Polres/Ta dan Polsek
Polda Kepri
Politisi


Menteri Investasi dan BKPM RI, Bahlil Lahadalia kunjungan ke SDN 024 (foto:ist)


MATAKEPRI.COM BATAM -- Paska bentrok yang sebelumnya membuat panik para siswa-siswi Sekolah Dasar Negeri (SDN) 024 dan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 022 Rempang-Galang, Kota Batam, Kepulauan Riau pada Kamis (7/9/2023) yang lalu, menjadi perhatian Menteri Investasi dan BKPM RI, Bahlil Lahadalia. 


Dalam kunjunganya ke sekolah tersebut, seorang siswa SD perempuan tampak menghampiri Bahlil yang mendapat pengawalan, dan meminta untuk tidak menggusur sekolahnya.


"Jangan gusur sekolah kami," kata anak perempuan itu lalu menangis, Senin (18/9/2023).


Menanggapi hal ini, Bahlil mengatakan akan mempertimbangkan terkait masalah relokasi sekolah tersebut.


"Iya akan kita pertimbangkan itu semua. Insyallah, kita juga punya hati semua," kata dia.


Dalam kunjungannya ke dua sekolah ini, Bahlil kemudian menjelaskan tengah memastikan proses belajar mengajar di dua sekolah itu berjalan lancar paska bentrok di Jembatan IV Barelang beberapa waktu lalu.


"Persepsi publik yang mengatakan disini seram, tapi buktinya disini semuanya baik semua. Alhamdulillah Setelah saya cek datang kemari anak-anak bersekolah seperti biasa, dan tadi pada tertawa semua dengan saya. Apa yang terjadi di masa lampau kita bisa perbaiki semualah," bebernya. 


Lanjutnya, sebagai anak kampung, saya merasakan betul bagaimana pernah sekolah di kampung di papua di daerah Fak Fak, dan saya senang bersama mereka.


"Saya harap anak-anak semakin semangat untuk belajar. Masa depan anak yang di kota atau di kampung sama saja, saya dulu sekolah di kampung juga bisa jadi menteri," ungkapannya. 


Kepala Sekolah SDN 024 Rempang Galang, Syafri mengucapkan terimakasih banyak kepada Menteri Investasi dan BKPM RI yang telah mendatangi dan melihat langsung keadaan siswa-siswi yang terkena dampak paska bentrokan 7 September yang lalu. 


"Kami mengucapkan kepada Bapak Menteri yang telah mengunjungi sekolah kami, dan kami juga mengucapkan terimakasih banyak kepada pihak Polri yang sudah melaksanakan kegiatan trauma healing di Sekolahan kami ini," kata Syafri. (Egi) 


Redaktur: ZB



Share on Social Media