Batam, News, Kepri

Tahanan di Sel Polsek Lubuk Baja Meninggal Dunia, Kapolsek Jelaskan Kronologinya

Egi | Rabu 21 Jul 2021 19:22 WIB | 80

Polres/ta
Polsek


Kapolsek Lubuk Baja saat beberkan kronologi meninggalnya salah satu tahanan di sel (ist)


MATAKEPRI.COM BATAM -- Kapolsek Lubuk Baja angkat bicara terkait dengan adanya tahanan meninggal dunia di sel Polsek Lubuk Baja pada Selasa (20/7/2021) sekira pukul 13.10 WIB.


Kapolsek Lubuk Baja, AKP Satria Nanda menuturkan, sebelum tahanan yang berinisial CW (52) meningal dunia, kejadian tersebut diketahui KA SPK Polsek Lubuk Baja. Kemudian dilaporkan kepada anggora Reskrim Polsek Lubuk Baja.


"CW sebelumnya mengalami kejang-kejang, kemudian CW langsung dibawa ke Rumah Sakit Elisabeth. Dan, sesampainya di Rumah Sakit dilakukan pemeriksaan, CW dinyatakan telah meninggal dunia," ujar Satria pada, Rabu (21/7/2021) sore.


CW, terang Satria, ditangkap pada 29 Mei lalu. Ia telah mendekam di sel tahanan Polsek Lubuk Baja selama 52 hari.


"Dia merupakan tahanan kasus penipuan yang korbannya rugi sampai Rp1,5 miliar. Kasus nya sudah tahap satu di Kejaksaan," ucap Satria.


Hal yang sama juga disampaikan Kasi Dokkes, Iptu Dr Leo. Ia menuturkan pihaknya langsung menuju ke Rumah Sakit Elisabeth, usai mendapat laporan dari Polsek Lubuk Baja.


"Kami sudah lakukan pemeriksaan dan tidak terdapat tanda kekerasan di tubuh korban. Kami memeriksa keadaan tahanan saat sampai di IGD sudah asistol atau denyut nadi sudah tidak ada dan pupil mata sudah melebar," ucap Leo.


Jenazah tahanan, terang Leo, kemudian dibawa ke RS Bhayangkara untuk dilakukan PCR dan hasilnya dinyatakan reaktif Covid-19. Saat ini, jenazah tahanan tersebut masih berada di RS Bhayangkara, menunggu konfirmasi dari pihak keluarga apakah akan dikremasi atau dimakamkan.


"Keterangan dari anak kandung korban setelah dihubungi menyatakan bahwa yang bersangkutan memang menderita sakit jantung dan mengkonsumsi obat jantung, Hipertensi dan Diabetes," pungkasnya, (egi)