Bintan

Kapolres Bintan Sidak 2 Perusahaan Pengisian Oksigen Untuk Rumah Sakit

Juliadi | Jumat 09 Jul 2021 00:24 WIB | 275

Polres/ta
TNI/Polri
Rumah Sakit



MATAKEPRI.COM, BINTAN -- Kapolres Bintan Polda Kepri AKBP Bambang Sugihartono, S.I.K., M.M memimpin langsung inpeksi mendadak (Sidak) pengecekan 2 perusahaan pengisian tabung oksigen untuk kebutuhan kesehatan di rumah sakit wilayah Kabupaten Bintan, Kepri, Kamis (8/7/2021).


Dalam kegiatan tersebut, Kapolres Bintan bersama dengan PPNS Disperindag/Plt. Kabid Perdagangan Kabupaten Bintan Setia Kurniawan, Personel unit II Sat Intelkam Polres Bintan Bripka Rocky Agung P., S.I.P, Posbinda Kabupaten Bintan Soffa dan 2 personil Polres Bintan.


Adapun 2 Depo Pengisian Oksigen itu meliputi PT. Indogas Sukses Abadi (Industrial Gas & Gas Equipment Supplier) yang beralamat di Jalan Nusantara KM 23 Nomor 8 Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur dan CV. Idealis Alam Gas (Supplier) yang beralamat di Kampung Korindo RT/RW. 002/03 Kelurahan Sei Lekop, Kecamatan Bintan Timur.


Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono, SIK, M.M menyampaikan, bahwa ketersediaan oksigen di Bintan dalam kondisi aman.


"Karena, data yang diperoleh dari masing-masing perusahaan dalam jumlah yang mencukupi untuk stok oksigen rumah sakit di Kabupaten Bintan," ujar Bambang.


Direktur PT. Indogas Sukses Abadi (ISA) Agus penyampaian, produksi harian mencapai 350 tabung ukuran 6 mtr³/hari dalam kondisi normal. Sedangkan di masa pendemi mencapai 450 Tabung ukuran 6 mtr³/hari.


"Untuk harga gas oksigen, tetap stabil. Dalam kondisi normal mencapai Rp.110.000,/tabung, dan di masa pandemi Covid-19  Rp.110.000/tabung," jelas Agus.


Dikatakan Agus, data suplay di RSUD Kota Tanjungpinang sebanyak 125 tabung (beberapa hari ini ada kenaikan dari 125-170). RSUD Kab. Bintan dengan suplay 30-50 tabung, dan RSUD Tanjung Uban sebanyak 40-70 tabung.


"Hanya saja kendalanya tidak ada petugas khusus yang disiapkan dari rumah sakit untuk mengangkat tabung, pihak rumah sakit mengharapkan dari cleaning servis ataupun tukang kebun," kata Agus.


Sambung dia, dari perusahaan juga tidak boleh menjual tabung oksigen. Sehingga warga diarahkan ke rumah sakit untuk memperoleh tabung oksigen sesuai ketentuan medis.


Sementara itu, dari CV. Idealis Alam Gas (Supplier) produksi harian dalam kondisi normal sebanyak 200 tabung ukuran 6 mtr³/hari, dan di masa pandemi sebanyak 300 tabung ukuran 6 mtr³/hari.


"Untuk harga tabung oksigen dari kami juga tidak mengalami perubahan tetap seharga Rp110.000/tabung di masa normal maupun pandemi," kata Direktur CV. Idealis Alam Gas (Supplier), Fendi.


Dikatakan Fendi mengatakan, CV. Idealis Alam Gas (Supplier) menjadi suplayer untuk RSAL Dr. Midiyanto Suratmi Tanjungpinang sebanyak 125 tabung, dan RSUP Raja Ahmad Thabib sebanyak166 tabung / 2800 Mili Meter Water Colum (MMWC) di bawah 5 ton oksigen.


Dari hasil sidak yg dilaksanakan Kapolres Bintan, AKBP Bambang Sugihartono, SIK, M.M  menyimpulkan bahwa pada 2 perusahaan distributor tabung oksigen terdapat kenaikan jumlah produksi selama masa pendemi. Sementara harga jual oksegen tidak ada kenaikan baik kondisi normal maupun pandemi.


Kapolres Bintan menghimbau kepada pihak Rumah Sakit agar tabung oksigen yang sudah kosong segera di bawa ke depo pengisian tersebut sehingga di depo pengisian oksigen tidak kekurangan tabung.


Polres Bintan siap memfasilitasi menyelesaikan kendala-kendala yang dihadapi baik dari Rumah Sakit maupun dari pihak Suplayer agar masalah tersebut tidak berlarut sehingga pelayanan kepada masyarakat bisa dilayani dengan maksimal. (Ril)