Batam, Politik, Kepri

Asnah Sangat Yakin Menjadi Pemimpin Demokrat di Kepri

Egi | Selasa 15 Jun 2021 15:59 WIB | 235



Saparuddin Muda saat dijumpai dikawasan Batam Center (foto:egi)


MATAKEPRI.COM BATAM – Meski Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Demokrat Provinsi Kepri baru akan digelar bulan Agustus 2021 mendatang, namun hiruk pikuk pemilihannya sudah semakin jelas terasa.


Salah seorang kandidat calon ketua DPD Partai Demokrat Kepulauan Riau, Asnah SE, yang juga merupakan mantan anggota DPRD Batam dan DPRD Kepri, menjadi calon kuat Ketua DPD Partai Demokrat Kepri, dan sudah menguat sampai ke DPP Partai Demokrat.


Hal ini menarik, sebab Asnah yang pernah menjayakan Partai Demokrat di Batam dan Kepri kemudian sempat pindah partai dan kini sudah kembali "back to basic" ke pangkuan Partai Demokrat dan siap membesarkan partai dibawah Komando AHY ini.


"Dengan basis masa yang sudah jelas, Asnah bakal memiliki fans besar," ujar suami dari Asnah, Saparuddin Muda kepada media di Lotte Mart Cafe Batam Center, Selasa (14/6/2021).


Lebih jauh Saparudin Muda mengatakan, kini kursi Ketua DPD Partai Demokrat Kepri sedang ditangan Wasekjen Demokrat pasca Apri Sujadi menyebrang jalan.


Sehingga Asnah yang kini sudah memiliki kartu anggota Partai Demokrat dan statusnya juga adalah Ketua Srikandi Demokrat Propinsi Kepri punya peluang jadi Ketua DPD PD Kepri.


"Peluang ini tidak akan disia-siakan. Makanya minggu depan Saparuddin bakal ke kantor DPP Partai Demokrat di Jakarta dan akan beraudensi dengan Pengurus Pusat sekaligus memasukan CV Asnah," jelas Saparuddin.


Tokoh masyarakat Kepri yang dikenal sebagai Pendiri dan Pembina Perpat Kepri ini hakkul yakin DPP Partai Demokrat akan merestui.


"Syarat persiapan maju jadi calon di Musda Partai Demokrat Kepri Agustus 2021 yakni harus melengkapi syarat," ujar Panglima Perpat ini.


Pertama harus memiliki modal suara cabang, lalu ada dukungan DPP, kata organisatoris Kepri yang dekat dengan kalangan insan pers media ini.


"Kalau kita sudah dapat restu dan dukungan di pusat, maka akan mudah jalan menuju Ketua DPD Partai Demokrat. Kami yakin dapat dukungan itu," ungkap Saparuddin.


Secara intens kami sudah bangun komunikasi politik diantara kader di DPC- DPC Partai Demokrat yang ada di Kepri, ujarnya seraya mengatakan dengan Karimun juga Bintan.


Kepastian dukungan DPP Partai Demokrat kejelasannya media bisa dapatkan minggu depan usai syarat disampaikan ke DPP.


Pada bagian lain, ketika media menanyakan alasan mengapa Asnah ikut Demokrat lagi.


Saparuddin menjelaskan bahwa kejayaan Partai Demokrat di Batam khususnya adalah ketika Asnah ada didalam Partai Demokrat. Dengan kursi di DPRD yang signifikan ketika sekitar 15 tahun lalu.


Kemudian Partai Demokrat berjaya mendudukkan Walikota Batam dan Ketua DPRD Batam, tutur Saparuddin mencoba ber-nostalgia.


"Jadi jika melihat situasi terkini Partai Demokrat di Batam dan Kepri maka akan berusaha kembali merajut kembali masa sukses itu," kata Saparuddin.


Lanjutnya, kami melihat, Demokrat hari ini ter-Update sedang naik ratingnya. Dari Partai juga ada figur Capresnya yang mumpun 


Peluang ini harus dimanfaatkan. Dan ada cita-cita harus mampu antar satu kursi di DPR RI dari Provinsi Kepri, tegas Tokoh Masyarakat Kepri ini seraya menjelaskan akan dukung Ketum DPP PD Mas AHY di Capres pada 2024 mendatang.


"Kalau nantinya dipercaya sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Kepri, maka untuk meraih kursi persiapan kita sudah ada," imbuhnya.


"Kami akan persiapkan tokoh atau orang yang dikenal oleh masyarakat luas untuk menjadi Caleg Demokrat. Sehingga akan mampu mendongkrak suara dan diharapkan bisa mendapatkan kursi di DPRD Kota/Kabupaten dan DPRD Kepri, ujar Saparuddin Muda.


"Dari target perolehan kursi di Batam 7 kursi dan DPRD Kepri 8 atau 7 kursi maka, fraksi Demokrat akan mampu mengusung Calon pada Pilkada serentak pada 2024 yang akan datang. Oleh sebab itu kami tegas akan bersikap Nasionalis dan tidak memandang suku dan agama bagi yang mau memajukan PD," pungkas Tokoh bergelar Putra Kelana Jaya ini (r)



Berita Terkait

Tidak ada berita terkait