Batam

Danlantamal IV Hadiri Acara Shipnaming Kapal AT- 8 dan AT- 9 Serta Launching Kapal AT- 9

Juliadi | Kamis 04 Mar 2021 11:07 WIB | 233

Lantamal/Lanal
TNI/Polri


Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M, Rabu (3/3/2021)


MATAKEPRI.COM, BATAM – Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlatamal)  IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, S.E., M.Han menghadiri acara Shipnaming (penamaan) pengadaan Kapal Angkut Tank (AT) 8 dan AT - 9 serta Launching (peluncuran) pengadaan Kapal AT - 9 di Galangan Kapal PT. Bandar Abadi Jalan Brigjen Katamso Tanjung Uncang Batam Kepri, Rabu (3/3/2021).


Pembangunan dua unit kapal tipe Kapal Perang RI (KRI) ini, dikerjakan oleh putra-putra terbaik bangsa, hal tersebut ditandai  dengan pemberian nama  oleh Ketua Umum Jalasenastri Ny.Vero Yudo Margono yaitu Teluk Weda dan Teluk Wandoma.


Kemudian peluncuran Kapal AT- 9 oleh Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M dan penandatanganan berita acara antara Kabaranahan Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Direktur PT. Bandar Abadi yang disaksikan oleh Kasal, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemhan dan Komisaris PT. Bandar Abadi.


Dalam sambutannya Sekjen Kemhan Marsekal Madya TNI Donny Emawan T, M.D.S., mengatakan, pembangunan Kapal AT 8 dan AT 9 ini merupakan wujud kontribusi Kemenhan dalam mendukung kemandirian industri pertahanan dalam negeri, yang pada akhirnya meningkatkan laju perekonomian bangsa dan kesejahtraanrakayat Indonesia, khususnya untuk melewati masa krisis resesi dunia dan kontraksi ekonomi Nasional akibat dari krisis global covid-19.


”Kita tunjukkan kepada bangsa lain, bahwa kita mampu berdiri diatas kaki sendiri, sambil terus mengejar segala ketertinggalan yang sudah terjadi selama ini. Bangsa Indonesia harus menjadi bangsa yang kompetitif yang mampu bersaing dipasaran Internasional termasuk industri perkapalan,” tambah Kasal Laksamana TNI Yudo Margono, S.E., M.M. 


Disela-sela kegiatan General Manager, Masri Simanjuntak, mengatakan, Indonesia dapat berbangga karena kapal perang milik TNI AL dapat dibuat oleh anak-anak bangsa PT. Bandar Abadi Shipyard berhasil menyelesaikan dua kapal tersebut 22 bulan, lebih cepat 8 bulan dengan kontrak 30 bulan dan total Rp. 180 Milyar. 


Hadir dalam acara tersebut Para Pejabat utama (Pju) Markas besar Angkatan Laut (Mabesal), Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkoarmada) I,  Kadisadal, Kadismatal, Kadislaikmatal, Danguskamla Koarmada I , Ketua Umum Jalasenastri, Para Ibu Pju, Ketua Daerah Jalasenastri Armada I, Ketua Korcab IV DJA I. (r/Adi)