Batam, News, Kepri

Harumkan Nama Kepri, Siswa SMAN 2 Natuna Raih Penghargaan Diajang International

Egi | Selasa 12 Jan 2021 15:33 WIB | 359

Pemko/Pemda/Pemrov


Foto Sandi Pamungkas pada tahun 2019 juga meraih penghargaan dan sertifikat penghargaan IEYI Tahun 2020 (ist)


MATAKEPRI.COM BATAM -- Salah seorang warga dari Kabupaten Natuna berhasil mengharumkan Kepulauan Riau (Kepri) di ajang International Exhibiton for Young Inventors (IEYI) tahun 2020.


Suryo Pradiko sebagai pembina dari Dinas pemberdayaan masyarakat desa Kabupaten Natuna mengatakan seorang anak yang berhasil mengharumkan nama Kepri di ajang IEYE tahun 2020 ialah Sandi Pamungkas.


"Sandi Pamungkas ialah warga Desa Sungai Ulu Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri ini adalah salah satu anak bangsa yang mengharumkan nama Kepri di ajang IEYI tahun 2020," ujar Suryo pada Selasa (12/1/2021) siang.


Lanjutnya, ajang tahunan ini diselenggarakan di Kazan, Rusia pada bulan Oktober lalu secara virtual karena pandemi Covid-19.


"Walaupun dilanda pandemi Covid-19, ajang kali ini tetap diikuti oleh banyak inventor dari seluruh dunia. Terdapat 158 inventor yang berpartisipasi, diantaranya dari Negara Italia, Jepang, Hongkong, Taiwan, Rusia, Macao, Singapura, Ukraina dan Indonesia," ungkapnya.


Adapun inventor yang berasal dari Indonesia berhasil menorehkan prestasi pada ajang IEYI Tahun 2020 ini dengan membawa pulang 1 (satu) medali emas, 3 (tiga) medali perak dan 2 (dua) medali perunggu. 


Sementara itu, Kepulauan Riau harus bangga karena salah satu inventor yg mewakili Indonesia berasal dari Kabupaten Natuna.


"Sementara Sandi Pamungkas berhasil meraih Medali Perunggu dari SMA N 2 Bunguran Timur dengan Invensi (Penelitian) Smart Chili," bebernya.


Berikut nama pemenang IEYI tahun 2020 dari Indonesia.


Peraih medali emas, Jasmine Shafa Kurnia dan Adlina Khairina Hasanah dari Zamzam Syifa Boarding School Depok dengan invensinya Autocharging Thermoelectric Solar sebagai inovasi charger handphone dual sumber dengan memanfaatkan panas buang kendaraan bermotor.


Peraih medali perak, Faustina Ammelia dan Immanuelle Tantira Glory dari SMA Regina Pacis Bogor dengan invensinya Nanoextractor, alat rumah tangga pengekstrak herbal kualitas tinggi dengan proses suhu rendah yang dicapai melalui teknik getar ultrasonik pada tekanan vakum menggunakan kendali mikro kontroler berbasis applikasi android.


Marcelia Sekar Ayu dan Sabrina Putri dari SMAIT Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto dengan invensi Garpu Volta (garpu tanah ajaib pembangkit listrik).


Dyfany Aurariel Syahda dan Ninis Dyah Yulianingsih dari SMA N 1 Kediri dengan invensi SWAPS (Smart Waste Plastic System), dan M. Rasyid Albana dari SD Muhammadiyah 01 Kandang Panjang dengan invensi Say Not Smoking Detector, (egi)