Batam, Politik, Kepri

Hitungan Real Count Timses, INSANI Menang 38,61 Persen di Kepri

Egi | Rabu 09 Dec 2020 21:32 WIB | 239

Gubernur Kepri
Pilkada


Foto press release tim sukses pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri INSANI (egi)


MATAKEPRI.COM BATAM -- Berdasarkan hitungan real count tim sukses pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri,  Isdianto-Suryani (INSANI) menang 38,61 persen pada Pilkada Kepri.


Hal itu disampaikan oleh ketua Timses Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri nomor urut 2, INSANI, Bakti Lubis berdasarkan data real count yang dimilikinya.


"Ini berdasarkan data uptade yang masuk kepada tim pemenangan INSANI dari 7 Kabupaten Kota di Provinsi Kepri," ucap Bakti Lubis di kantor pemenangan INSANI di Edukit Batam Centre, Rabu (9/12/2020) malam.


Dijelaskannya, berdasarkan data real count tersebut, Paslon nomor urut 1 Soerya Respationo-Iman Sutiawan 23,47 persen.


Paslon nomor urut 2 Isdianto-Suryani, 38,61 persen dan Paslon nomor urut 3, Ansar Ahmad-Marlin Agustina, 37,92 persen.


"Pasangan nomor urut 2 dan 3 kalkulasinya sangat dinamis. Untuk itu perlu kami sampaikan kepada Paslon yang sudah berani mengklaim kemenangan," ungkapnya.


Lanjutnya, pihaknya akan terus melakukan penghitungan yang sudah real dan Insyaallah hitungan ini tidak jauh berbeda dengan yang sebenarnya.


"Meskipun tadi ada salah satu media televisi yang mengeluarkan hasil hitungan jauh tinggi, namun itu tidaklah mempengaruhi kami melakukan perhitungan hasil Pilkada ini sampai selesai," bebernya.


Ditambahkannya, sebenarnya dari tadi pihaknya boleh saja mengumumkan diri sebagai pemenang namun alangkah eloknya tetap menunggu perhitungan yang real.


Dari tadi sekitar jam 3 kita sudah melakukan perhitungan real count yang unggul berkisaran dua koma sekian persen dan diperhitungan pihaknya Insyaallah tidak berbeda jauh dengan perhitungan Real Count yang ada.


"Namun itu tidak mempengaruhi kami beserta tim sudah menyadari bahwasannya pekerjaan ini tidak bisa disulap-sulap inilah hasil atas dukungan dan perhatian masyarakat secara luas," pungkasnya, (egi)