Batam, Politik, Kepri

Tim Pemenangan INSANI Bantah Bagi-bagi Uang di Acara Bimtek

Egi | Kamis 19 Nov 2020 22:18 WIB | 67

Politisi


Uba Ingan Sigalingging dengan tim pemenangan INSANI (ist)


MATAKEPRI.COM BATAM -- Wakil Sekretaris tim pemenangan Isdianto-Suryani (INSANI) membantah adanya politik uang yang dilakukan timsesnya saat menggelar kegiatan Bimtek di Golden Prawn beberapa waktu yang lalu.

Hal itu dikatakan Uba Ingan Sigalingging mengklarifikasi pemberitaan media alurnews.com dengan judul "Terekam, Timses Isdianto-Suryani Diduga Bagi-bagikan Uang" di 111 Food Point Mitra 2, Batam Centre, Kamis (19/11/2020).

Didalam berita tersebut disebutkan bahwasanya berdasarkan video 11 detik yang diterima oleh media alurnews.com, seorang perempuan mengenakan jilbab hitam tampak naik keatas panggung. Tak lama, seorang laki-laki dengan cepat memberikan sebuah amplop berwarna putih yang diduga berupa uang. Setelah menerima amplop tersebut, wanita itu kemudian memasukkan amplop yang diberikan tersebut kedalam tas miliknya.

Hingga berita itu dipublikasikan, belum diketahui pasti, siapa timses Isdianto-Suryani yang diduga melakukan money politik tersebut.  Media tersebut masih mencoba menghubungi Paslon Isdianto-Suryani terkait informasi yang telah beredar.

Menanggapi hal tersebut, Uba mengatakan pemberitaan tersebut tidak terkonfirmasi dan terverifikasi sumbernya. "Padahal saat itu ada pak Ahars dan bung Ramali, kemudian di pemberitaan disebutkan tidak dapat dihubungi, padahal sampai sekarang saya kira tidak ada dihubungi" kata Uba.

Acara bimtek yang dilakukan tim INSANI itu dikatakan Uba bertingkat, mulai dari yang sifatnya umum kepada relawan kedua tim pemenangan, koordinator tingkat RW sampai tingkat RT dan juga saksi.

"Nah, didalam proses melakukan itu, tentu menyangkut kebijakan tim, jadi jika diundang itu sifatnya konsolidasi, konsolidasi ini bukan untuk publik, artinya apapun yang dilakukan tim internal itu menjadi wewenang tim untuk melakukannya, " ungkap Uba.

Sementara itu, panitia penyelenggara Bimtek, Ramali Padang mengatakan bimtek yang dilakukan itu adalah bimtek koordinator RW se Bengkong yang sudah di agendakan dari jauh hari. Bimtek ini dilakukan se kabupaten Kepri.

"Terkait video yang beredar yang mengatakan bagi-bagi uang, saya tegaskan itu bukan uang, isi dalam amplop itu adalah surat tugas. Beliau tugas dimana membawahi beberapa TPS, itu isinya, karena ini bukan kampanye, ini orang-orang kita," ujarnya.

Ramali pun mengatakan pihaknya sangat kecewa dengan pemberitaan itu, harusnya berita itu dikatakan dia diklarifikasi terlebih dahulu (egi)