Batam

Kemenko Perekonomian Apresiasi Batam Tangani Covid-19, saatnya Pulihkan Ekonomi

Juliadi | Selasa 06 Oct 2020 18:52 WIB | 289

Pemko/Pemda/Pemrov
Perekonomian


Pjs Walikota Batam Syamsul Bahrum, Selasa (6/10/2020). Foto : Hms Pemko Batam untuk matakepri.com


MATAKEPRI.COM BATAM -- Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) RI mengapresiasi upaya Pemerintah Kota (Pemko) Batam menangani Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Dengan keberhasilan itu, diharapkan perekonomian di wilayah ini kembali bangkit.


Sekretaris Kemenko Perekonomian, Susiwijono Moegiarso, mengatakan Pemko Batam telah berperan aktif dalam upaya pencegahan penularan Covid-19, di antaranya Sosialisasi Program 3M, penyediaan Fasilitas Kesehatan dan RS Rujukan, serta penegakan disiplin melalui Operasi Yustisi.


"Kami mengapresiasi beberapa program sudah berjalan bagus, sosialisasi, peningkatan fasilitas kesehatan termasuk peningkatan disiplin protokol kesehatan," ujar Susiwijono yang juga sebagai Sekretaris Komite Kebijakan Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional dalam Rapat Kerja Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam di Ruang Paspalum Radisson Convention Hotel Batam, Selasa (6/10/2020).


Dengan keberhasilan Batam menangani Covid-19 ini, tentu diharapkan juga mampu memulihkan ekonomi yang terdampak pandemi tersebut. Ia mengungkapkan, dengan program yang ada dan penerapan new normal diharapkan aktivitas ekonomi juga meningkat.


Untuk memulihkan ekonomi, ia merekomendasikan melakukan identifikasi dan mendorong penyediaan data UMKM yang layak mendapatkan Bantuan Produktif Usaha Mikro. Kemudian, mendorong belanja BUMD dan Pemda untuk penyerapan produk UMKM.


"Untuk Pemda, kami mendorong dibukanya kembali pariwisata dengan memastikan kesiapan penerapan protokol Covid-19 di daerah tujuan wisata serta mengkomunikasikan kepada publik," ujarnya.


Selain itu, pihaknya merekomendasikan percepatan realisasi belanja modal pemerintah daerah (belanja infrastruktur) terutama yang padat karya, serta memastikan kesediaan bahan makanan dengan memantau harga komoditas pangan strategis.


"Remendasi lain, Pemda harus memastikan kelancaran arus distribusi dan kegiatan bongkar muat barang dan pangan strategis," ujarnya.


Sementara itu, Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum, merespons positif apresiasi dan rekomendasi yang disampaikan. Ia mengaku, banyak pihak yang berperan dalam penanganan Covid-19 di wilayah ini.


"Untuk memperkuat program yang sudah dijalankan, Pemko juga menguatkan penanganan Covid-19 dengan mengeluarkan instruksi kepada OPD hingga Camat se-Kota Batam," ujarnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pengusaha yang peduli dalam penanganan Covid-19. Bahkan, saat Raker Kadin Batam itu, Kadin melalui PT Sarana Poros Maritim dan PT Kharisma Permata Perdana langsung menyerahkan 50.000 masker kepada Tim Satgas Gugus Tugas Penanganan Covid-19, dalam rangka gerakan 1 juta masker. Selain itu, juga diserahkan draf SK Wali Kota tentang Pembentukan Tim Pemulihan Ekonomi Batam.


Di kesempatan sama, Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk, menyampaikan bahwa Rapat Kerja tersebut demi mencari kebijakan yang tepat dalam menangani Covid-19. Selain itu, dinilai perlu dibentuk tim pemulihan ekonomi Batam yang merujuk pada tim yang sudah dibentuk tingkat nasional.


“Raker ini juga menindaklanjuti hasil rapat pleno Kadin Kota Batam tanggal 28 September 2020, yang dihadiri Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum. Agendanya penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi Batam," kata dia.


Hadir dalam raker tersebut; Pjs Gubernur Kepri, Perwakilan Badan Pengusahaan (BP) Batam, OJK, BI, dan sejumlah perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), asosiasi/himpunan dunia usaha, serta sejumlah OPD Batam dan Kepri. (r/Adi)