Batam

Muhammad Yusuf, Pahlawan Masa Kini Ajarkan Agama di Tepian Negeri Indonesia

Juliadi | Selasa 18 Aug 2020 13:19 WIB | 672

Tempat Ibadah



MATAKEPRI.COM BATAM -- 75 tahun lalu bangsa Indonesia dinyatakan merdeka, berkah jerih payah pahlawan bangsa yang berjuang demi kemerdekaan bangsa ini berujung pembacaan proklamasi oleh Soekarno Presiden pertama Republik Indonesia (RI).


Muhammad Yusuf, pantas disebut seorang pahlawan masa kini, seorang Ustadz yang mengabdikan dirinya di Pulau Medang sebagai seorang pengajar di Pondok Pesantren yang didirikannya.


Sudah lima tahun ia mengabdi di Pulau Medang, tinggal di pondok pesantren yang susah payah didirikannya, tinggal jauh dari peradaban kota Ustaz Yusuf terus bersyukur karena bisa rasakan nikmat hidup Pulau Medang.


“Lebih dari lima tahun saya tinggal disini, dan saya bersyukur bisa rasakan nikmat hidup di pulau ini,” singkat ustaz Yusuf, Selasa (18/8/2020).


Tidak jarang rekan-rekannya mengajak beliau untuk keluar dari Pulau Medang, mengajak untuk bisa mengajar di pondok pesantren milik teman-temannya, namun Ustadz Yusuf selalu menolak, baginya mengabdi di Pulau Medang ialah pilihannya, karena ada tanggung jawab besar untuk menjadikan masyarakat di Pulau Medang menjadi lebih baik.


“Banyak teman-teman yang ajak saya untuk membantu mengajar di pondok pondok mereka, tapi saya tolak, saat ini ada tanggung jawab dihati saya untuk membantu masyarakat di Medang, untuk mengembangkan pondok yang sedang saya bangun ini,” ungkapnya.


Kehadiran Ustaz Yusuf membawa banyak perubahan di lingkungan masyarakat, dulu masyarakat Pulau Medang sangat jauh dari nilai-nilai agama, tidak jarang masjid di Pulau Medang terlihat sepi tanpa penghuni.


Jamal seorang pria yang mengantarkan relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kepulauan Riau mengitari pulau-pulau di sekitar Medang memberikan kesaksiannya.


“Kami dulu sangat jarang tampak di masjid pak, dari petang sampai pagi kalau lagi ade duit itu, eeeh kacau la pak pokoknya,” ungkap uwak sapaan akrab Jamal.


Tidak sampai disitu di tengah perjuangannya mensyiarkan agama Islam, saat ini ustaz Yusuf memberikan anak-anak tidak mampu Pulau Medang untuk belajar dengan gratis di pondoknya, semuanya dilakukan dengan harapan agar semakin banyak orang yang mampu berjuang di jalan Allah Ta’ala.


“Masyarakat tidak mampu saya ajarkan gratis di pondok kami ini, yang penting masyarakat disini mau untuk belajar agama, tidak cuma anak-anak, orangtuanya juga silahkan, kami sangat terbuka” tambah ustaz Yusuf.


Sabtu lalu (15/8/2020) Pondok Pesantren Al Mubaarok Pulau Medang akhirnya secara resmi di resmikan, setelah proses pembangunan beberapa waktu lalu selesai, dari yang dulunya para santri harus menumpang dan sempit-sempitan saat ini sudah bisa dengan nyaman untuk tidur dan belajar.


Ronio kepala cabang ACT Kepri mengatakan bahwa kami bisa hadir disini juga berkat informasi dari salah seorang santri di pondok pesantren Al Mubaarok yang menceritakan kondisi pondoknya saat itu.


“ACT sangat bersyukur bisa turut serta membantu pondok pesantren Al Mubaarok ini, kami bersyukur karena informasi dari salah seorang santri yang menceritakan kepada tim kami melalui email saat itu bahwa kondisi pondoknya cukup memprihatinkan hingga kini ponpes Al Mubaarok bisa berdiri seperti ini,” ungkap Ronio.


Perjuangan Ustaz Yusuf dalam mensyiarkan agama di Pulau Medang patut membuatnya menjadi pahlawan di masa kini, meski perjuangannya masih terus dilakukan untuk mengembangkan Pondok Pesantrennya dan memperluas jangkauan agar semua anak-anak di Pulau Medang di Sekitarnya mau untuk belajar Agama Islam baik di Pondok Al Mubaarok atau di lingkungan tempat tinggal mereka sendiri. (r/Adi)