Batam, News, Kepri

Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Batam Masih Kekurangan APD

Egi | Jumat 03 Apr 2020 18:16 WIB | 857

Legeslatif/DPRD
Corona


Suasana rapat di ruang utama rapat DPRD Kota Batam (foto:egi)


MATAKEPRI.COM BATAM -- Komisi IV DPRD Kota Batam support Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah Kota Batam segera dilengkapi fasilitas pendukung, agar dalam menagani covid-19 di Batam bisa berjalan sesuai yang diharapkan, Jum'at (3/4/2020).


Rumah Sakit rujukan saat ini yaitu RSUD Embung Fatimah dan RSBP yang dipercaya dalam menangani pasien Covid-19 saat ini.


Ketua Komisi IV DPRD Batam, Ides Madri yang didampingi oleh Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam, Tumbur M Sihaloho dan anggota komisi IV, Nina Mellanie mengatakan bahwa pihak Rumah Sakit saat ini masih kekurangan alat pendukung.


"Tadi dalam rapat koordinasi bersama dengan Pemko Batam yang dihadiri oleh Kepala Dinkes dan Direktur RSUD Embung Fatimah mengatakan saat ini mereka masih kekurangan alat pendukung, diantaranya yaitu Alat Pelindung Diri (APD) dan alat penyambung ventilator. semua alat sarana pendukung itu harus segera dilengkapi secepatnya," kata Ides pada Kamis (2/4/2020).


Sementara itu, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Batam, Tumbur M Sihaloho mengatakan Gedung Kirana yang dipakai untuk ruang isolasi merawat pasien di RSUD Embung Fatimah itu sebenarnya adalah ruangan khusus untuk penyakit paru-paru, namun karena adanya musibah Covid-19 ini dijadikan untuk tempat perawatan pasien Covid-19.


"Tapi seharusnya dalam hal ini Walikota Batam harus sedikit memberikan kewenangan kepada Direktur RSUD itu untuk menyiapkan sarana dan prasarananya, karena terkait ruangan itu yang paham adalah para tenaga medis dan dinas terkait, sebab ruangan itu saat ini fasilitasnya belum lengkap dan panas," kata Tumbur.


"Begitu juga dengan APD, kita juga ingin tau sebenarnya di RSUD itu yang benar-benar APD ada atau tidak, sebab sesuai dengan keterangan dari Kepada Dinas Kesehatan tadi APD ada yang sesui dengan standar internasional, tapi sepatunya tidak ada, itu adalah hal-hal yang sangat menggelitik," imbuhnya (egi)