Batam, News, Kepri

Satu Pasien Positif Terjangkit Covid-19 di Batam Meninggal Dunia

Egi | Minggu 22 Mar 2020 22:22 WIB | 895

Kesehatan
Corona


Kepala Dinkes Kota Batam, Didi Kusmarjadi setelah press release satu warga Batam positif Covid-19(foto:egi)


MATAKEPRI.COM BATAM -- Pasien pertama yang positif terjangkit Virus Corona (Covid-19) di Kota Batam dinyatakan meninggal dunia di RSUD Embung Fatimah.


Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi membenarkan hal tersebut, pasien positif terjangkit virus corona meninggal dunia.


"Ya, dia meninggal sekira pukul 19.30 Wib tadi dan akan dikuburkan malam ini juga," kata Didi kepada matakepri.com pada Minggu (22/3/2020) malam.


Sebelumnya diberitakan, bahwa Walikota Batam H Muhammad Rudi umumkan langsung kepada publik adanya 1 (satu) orang warga Batam yang positif terjangkit virus corona pada Kamis (19/3/2020) sore di halaman belakang Kantor Walikota Batam.


"Salah satu warga Batam, berjenis kelamin perempuan saat ini dirawat di ruang isolasi Rumah Sakit Embung Fatimah Kota Batam," kata H Muhammad Rudi.


"Yang bersangkutan memiliki riwayat perjalanan keluar daerah Jakarta, Bogor, dan Jogjakarta dari 21 Februari dan kembali ke Kota Batam pada 4 Maret 2020," sambungnya.


Keesokan harinya pasien tersebut mengalami keluhan demam dan di bawa langsung berobat di dekat rumah.


"Yang bersangkutan mengeluh demam, batuk berdahak dan dibawa berobat di klinik kesehatan dekat rumah dan kondisi setelah berobat semakin membaik," bebernya.


Pada 10 Maret, pasien kembali mengalami keluhan dan dirujuk langsung ke salah satu Rumah Sakit. Tidak berapa lama, pada 13 Maret pasien diperbolehkan pulang.


"Pada 14 Maret, pasien kembali datang ke Rumah Sakit dengan keluhan batuk berdahak, nafas terasa sesak diikuti dengan mual dan muntah," ungkapnya.


Selanjutnya pasien dilakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui apa penyakit yang ada ditubuhnya.


"Berdasarkan hasil pemeriksaan yang kita terima, yang bersangkutan positif terjangkit virus corona dan dirawat di Rumah Sakit Embung Fatimah," ungkapnya (egi)