Bintan, News, Pariwisata, Hukum & Kriminal

PT MIPI Minta Solusi Ke LSM dan Ormas Se-bintan Masalah Lahan dan izin

| Minggu 05 Jan 2020 20:37 WIB | 550



Foto bersama PT MIPI dengan LSM dan Ormas di Batu Licin (Foto:Istimewa)


Matakepri.co.id Bintan - PT Mangrove Industry Park Indonesia (MIPI) menggelar dialog bersama Tokoh Masyarakat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Organisasi Masyarakat (Ormas) yang ada di Kabupaten Bintan dan berbagai Insan Pers, Sabtu(4/1) malam kemarin, di Batu Licin.


Dalam pemaparannya, Owner PT MIPI, Edy Jakfar kegiatan ini dalam rangka menjalin silaturahmi sekaligus mendengarkan pendapat mengenai kegiatan yang saat dilakukan oleh PT MIPI.


"Kami ingin mencari solusi, demi untuk kepentingan bersama," ungkapnya.


Karena, kata Edy Jakfar saat ini, setelah berjalan tiga bulan ada hal belum bisa terpenuhi. Khusunya Izin peruntukan lahan, sehingga harus dicari solusinya.


"Sekarang kami mencari solusi, dan saran dari semua pihak," sebutnya.


Edy menerangkan PT MIPI sudah menyurati Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan untuk berdialog bersama mencari solusi akan hal ini.


"Kami ingin mendapat titik temu dengan Pemerintah, Kami siap untuk buka - bukaan mengenai Investasi ini, biar jelas ada titik terangnya," bebernya.


Saat ini, Kata Edy di PT MIPI sudah ada 400 tenaga kerja lokal yang bekerja di PT MIPI. 


"Jika berjalan kami bisa dapat merekrut tenaga kerja lagi. Semua dapat menyerap 1 gudang itu 300 sampai 500 ratus tenaga kerja," jelasnya.


Sementara itu, Hasriawady membantah tudingan yang menyebut bahwa ia mengbackup PT MIPI.


"Saya hanya mendampingi selagi usaha itu bermanfaat untuk masyarakat," sebutnya.


Ia pun sudah melihat upaya PT MIPI dalam mengupayakan Investasi ini mendapat izin dari Pemerintah.


"Saya mempertanyakan soal PT MIPI yang katakan dilahan yang abu - abu. Tetapi apa sih upaya dari Pemerintah ? ," tutupnya. (RDS) 



Berita Terkait

Tidak ada berita terkait