Batam, Ekonomi, Kepri

Telkomsel Uji Coba Jaringan 5G Di Batam Kota Industri

Egi | Jumat 29 Nov 2019 21:56 WIB | 115

Seremonial
Pembangunan


Istimewa


MATAKEPRI.COM,BATAM-Telkomsel kembali dilibatkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk menggelar uji coba jaringan IMT-2020 (5G) yang kali ini berfokus pada kebutuhan industri. Uji coba tersebut dilakukan melalui gelaran “Telkomsel 5G for Industry 4.0” di gedung GraPARI Telkomsel, Batam center Batam,Sabtu (29/11)


Acting CEO Telkomsel Heri Supriadi mengatakan Uji coba Telkomsel 5G ini merupakan wujud keseriusan transformasi Telkomsel menjadi digital telco company yang terus bergerak maju dalam mengakselerasikan negeri.


"Dengan menghadirkan teknologi terkini yang dapat mendorong perwujudan ekosistem Industry 4.0. Teknologi seluler generasi ke lima ini diyakini akan menjadi faktor yang penting di era revolusi Industry 4.0, karena pemanfaatannya secara nyata akan meningkatkan produktivitas serta efisiensi operasional segmen industri, sekaligus memperkuat daya saing bangsa," katanya.


Uji coba jaringan 5G untuk segmen industri ini juga merupakan  upaya Telkomsel dalam mengakselerasikan kesiapan ekosistem sehingga dapat mengadopsi teknologi 5G dan mendorong peningkatan kualitas, produktivitas, otomasi, optimasi, dan efisiensi di dalam operasional industri. 


Dikatakan, pemilihan Batam menjadi lokasi penyelenggaraan “Telkomsel 5G for Industry 4.0” sendiri tidak terlepas dari sejarah penting Telkomsel di kota terbesar di Kepulauan Riau itu. 


"Layanan Telkomsel pertama kali beroperasi di Pulau Batam, sebelum akhirnya jaringan Telkomsel menjangkau wilayah lainnya di seluruh Indonesia," ucap Heri.


Selain itu, kota Batam juga merupakan kawasan transit perdagangan dengan Singapura dan Malaysia, yang menjadikan Batam sebagai kawasan industri perdagangan internasional terpadu dan menjadi bagian yang sangat relevan dalam pemanfaatan teknologi 5G untuk transformasi digital dalam sektor industri.


Telkomsel 5G for Industry 4.0

Dalam menghadirkan uji coba 5G untuk para pelaku industri, Telkomsel berkolaborasi dengan pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI), 


"Sehingga uji coba dilakukan sesuai dengan standar 5G NR (New Radio) yang ditetapkan oleh 3rd Generation Partnership Project (3GPP), organisasi yang menyusun protokol untuk jaringan mobile," jelasnya. 


Sepanjang periode uji coba jaringan 5G di Indonesia, Telkomsel berkomitmen untuk senantiasa patuh terhadap ketentuan yang diberlakukan oleh pemerintah dan mengoptimalkan kesempatan tersebut untuk mengakselerasi kesiapan ekosistem 5G secara matang.


Selain itu, Telkomsel juga berhasil melakukan panggilan telepon seluler menggunakan fitur video call berbasis aplikasi pertama di Indonesia dengan menggunakan jaringan 5G, yang didukung oleh perangkat smartphone 5G dari Oppo.


Heri melanjutkan, penyelenggaraan Telkomsel 5G for Industry 4.0 dapat mendorong Indonesia agar menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar dunia pada 2030. Maka dari itu, teknologi ini diharapkan mampu berkontribusi dalam kemajuan perekonomian Indonesia di masa yang akan datang.


"Ke depannya, Telkomsel juga akan melanjutkan rangkaian uji coba jaringan 5G di berbagai kota di Indonesia melalui implementasi lintas sektor guna memastikan pemanfaatan teknologi 5G dapat mengakselerasikan ekosistem digital di Indonesia," ungkapnya. 


Sementara itu, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, DR. IR. Ismail MT mengatakan Selamat atas babak baru ini bagi Telkomsel, yang sudah smart memilih waktu dan tempat untuk peluncuran uji coba 5G yang kedua ini di Batam.


"Telkomsel sudah smart memilih waktu dan tempat untuk peluncuran uji coba 5G yang kedua ini di Batam, setelah melakukan ujicoba yang pertama untuk mendukung pemerintah saat penyelenggaraan Asian Games," kata Ismail.


Ismail menambahkan, perubahan teknologi sudah semakin cepat, baru sekitar empat tahun lalu kita dikenalkan dengan teknologi 4G dan kini kita sudah bersiap menyambut 5G. 


"Dengan tsunami teknologi ini, kita harus bersiap diri menjadi tuan rumah dalam implementasi 5G sehingga teknologi ini dapat memberikan manfaat yang maksimal, tidak hanya untuk perusahaan tapi juga untuk masyarakat dan perekonomian nasional," ungkap Ismail.


Kunci agar kita mendapatkan manfaat sebesar-besarnya adalah dengan mengedepankan inovasi sehingga investasi untuk infrastruktur teknologi baru mendatangkan multiplier effect. 


"Kami dari Kominfo siap bekerja sama dengan Telkomsel untuk membantu agar teknologi terbaru ini menghadirkan manfaat sebesar-besarnya bagi kepentingan bangsa dan negara," katanya. (EAG)