Batam, News

Tidak Terima Digusur Pemko Batam, Ratusan Pedagang Pasar Induk Jodoh Datangi Gedung DPRD Kota Batam

Juliadi | Jumat 08 Nov 2019 18:17 WIB | 115

DPRD Kota Batam
Pemko Batam


Para pedagang pasar Induk Jodoh, mendatangi Gedung DPRD Kota Batam, Jumat (8/11/2019). Foto : Adi


MATAKEPRI.COM, Batam - Ratusan pedagang Pasar Induk Jodoh, mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam untuk mengadukan nasib, Jumat (8/11/2019). 


Kedatangan Perwakilan Pedagang tersebut disambut pedagang tersebut di sambut Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto., SH., MH atau akrab disapa Cak Nur, juga dihadiri anggota DPRD Kota Batam Harmidi Umar Husen, Utusan Sarumaha, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Kota Batam Gustian Riau, Kabid Trantib Satpol PP Kota Batam Imam Tohari, pihak Polresta Barelang, Kapolsek Batam Kota AKP Restia Octane Guchy, serta sejumlah perwakilan Pedagang Pasar Induk Jodoh. 


Para pedagang tersebut, kedatangan para pedagang pasar induk untuk menyampaikan aspirasinya kepada DPRD Kota Batam yakni, menolak segala bentuk penggusuran secara paksa yang dilakukan pemerintah Kota (Pemko) Batam, meminta Pemko Batam bertanggung jawab terhadap nasib korban penggusuran pasar induk, menuntut Pemko Batam transparan soal hibah lahan 5 hektare BP Batam di pasar induk. 


Kemudian meminta KPK mengusut proses revitalisasi pasar induk, eminta DPRD Kota Batam berpihak terhadap korban penggusuran di pasar induk dan penggusuran paksa adalah pelanggaran HAM (UUD 1945. UU Nomor 39 tahun 1999. UU Nomor 11 tahun 2005. Resolusi PBB Nomor 77 tahun 1993)


Salah satu pedagang juga mengatakan bahwa bahwa para pedagang pasar induk tidak digubris oleh Pemko Batam dan jajaran DPRD Kota Batam dapat membantu para pedagang pasar induk supaya bisa berdagang kembali disana.


Ditempat yang, Cak Nur, berjanji akan memanggil pihak Pemko Batam untuk mencari solusi dan apabila dalam pengelolaan Pasar Induk Jodoh ada campur dari swasta, tidak segan - segan DPRD Kota Batam akan mengambil tindakan tegas. (Adi)