Batam, News, Kepri

Hasil Operasi Zebra Seligi 2019, Pelanggaran Lalu Lintas Naik 100% Dibanding Tahun Lalu

Egi | Rabu 06 Nov 2019 10:19 WIB | 122

Kamtibmas
Polresta Barelang
Satlantas


Kapolresta Barelang didampingi Kasat Lantas Polresta Barelang saat press release (Foto:Egi)


MATAKEPRI.COM,BATAM-Giat Operasi Zebra Seligi 2019 telah berakhir, Satlantas Polresta Barelang beserta seluruh jajaran selama 14 hari mulai dari tanggal 23 Oktober sampai 05 November 2019 telah menjalankan giat tersebut untuk berupaya torehkan hasil yang maksimal, dalam rangka meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat di Bidang Kamseltibcarlantas.


Diketahui sebelumnya, pelaksanaan Operasi Zebra Seligi 2019 di Satlantas Polresta Barelang ini melibatkan personel dari seluruh satuan fungsi kepolisian, keseluruhan dibagi menjadi beberapa satuan tugas, antara lain dengan melakukan Pengaturan, Pengawalan, Penjagaan, serta Patroli.


Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo mengatakan, selama Operasi Zebra Seligi 2019 ini, Satlantas Polresta Barelang berhasil melakukan penindakan pelanggar sebanyak 1.726 tilang.


"Jumlah tilang tahun ini naik 100% dibandingkan dengan Operasi Zebra tahun 2018 lalu, yang mana berhasil melakukan penindakan sebanyak 807 tilang,"ucap Kapolresta Barelang saat didampingi Kasat Lantas Polresta Barelang AKP Muchlis Nadjar saat Press Release pada Rabu (6/11) di Lobby Mapolresta Barelang.


Lebih lanjut disampaikannya, bahwa adapun teguran yang dilakukan petugas tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu.


"Tahun ini sebanyak 360 teguran diberikan, capaian ini meningkat dibandingkan dengan teguran yang diberikan pada Operasi Zebra 2018 lalu sebanyak 195 teguran,"ungkapnya.


Selain penindakan berupa tilang dan teguran yang dilakukan oleh petugas, Operasi Zebra tahun ini untuk tingkat kecelakaan juga mengalami peningkatan.


Satlantas Polresta Barelang berhasil menekan angka kecelakaan lalu lintas sesuai dengan target Operasi Zebra Polres Balangan.


"Selama 14 hari Operasi Zebra Seligi 2019, angka kecelakaan lalu lintas meningkat 30%. Yang mana tahun 2018 10 kejadian, pada tahun sekarang 13 kejadian,"tuturnya.


"Untuk kerugian material meningkat ditahun ini, yang mana tahun sebelumnya hanya Rp 8.800 juta dan pada tahun sekarang mencapai Rp54.800 juta. Artinya itu mengalami kenaikan 100%,"tutupnya.(EAG)