Batam, News, Hukum & Kriminal

Kapolresta Barelang Paparkan Hasil Pelaksanaan Operasi Patuh Seligi 2019

Juliadi | Kamis 12 Sep 2019 18:59 WIB | 365

Polresta Barelang
Satlantas
Tilang
Razia


Kapolresta didampingi Kasatlantas dan Wakalantas Polresta Barelang, Kamis (12/9/2019). Foto : Adi/MK


MATAKEPRI.COM, Batam - Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rachmat Purboyo, paparkan hasil pelaksanaan Operasi Patuh 2019 dari tanggal 29 Agustus 2019 hingga 11 September 2019 yang lalu, Kamis (12/9/2019) pukul 16:30 WIB bertempat di Loby Polresta Barelang.


Dalam Press Release AKBP Kapolresta Barelang Prasetyo Rachmat Purboyo, Kasatlantas Polresta Barelang, Kompol I Putu Bayu Pati dan Wakalantas Polresta Barelang AKP Kartijo. 


Prasetyo, menjelaskan bahwa dalam Operasi Patuh Seligi 2019 Satlantas Polresta Barelang berhasil menjawab angka kecelakaan dan menindaklanjuti angka pada tahun sebelumnya.


"Untuk Penindakan Penilangan dan Penegakan Kita Memperbaiki Penurunan kurang dari 117% dari tahun 2018," ujar Prasetyo.


Selanjutnya dikatakan Prasetyo, pada tahun ini Satlantas Polresta Barelang melakukan penilangan sebanyak 2,469 kali dan teguran sebanyak 510 kali.Kendaraan yang banyak di tilang Satlantas Polresta Barelang yaitu sepeda motor sebanyak 2181 kali.


Selanjutnya mobil penumpang sebanyak 233 kali dan mobil barang 51 kali.Sedangkan pelanggar di dominasi dari usia 26 tahun hingga 30 tahun. Sedangkan lakalantas pada tahun 2018 sebanyak 23 kejadian dan tahun 2019 hanya 13 kejadian mengurangi penurunan 43%.


Prasetyo, mengatakan untuk korban meninggal dunia tahun 2018 ada empat orang dan tahun 2019 hanya satu orang penurunan 75%.Luka tahun berat 2018 ada enam orang, pada tahun 2019 ada empat orang bertambah penurunan 33%.


"Luka ringan ganti turun 46%, dari 28 orang menjadi 15 orang pada tahun 2019 ini, kerugian materi 68% mengurangi penurunan tahun 2018 Rp.40.000.000 dan Rp. 12.900.000 pada tahun 2019," ungkap Prasetyo.


Dikatakan mantan Wakapolresta Palembang ini, itu dalam Operasi Patuh Seligi 2019, Kasatlantas Polresta Barelang banyak melakukan inovasi, sebelum operasi melakukan Sosialisasi ditengah-tengah SMA, sosialisasi ke Radio-Radio.


Dalam Operasi ini fokus pada 20% teguran, 20% pretentif dan 60% adalah penindakan.Ia berharap dengan adanya Operasi Patuh.


Menurut Prasetyo, dalam Operasi Patuh Seligi 2019, Satlantas Polresta Barelang melakukan kegiatan pembayaran langsung di lokasi.


"Inovasi selanjutnya Satlantas, dengan menggandeng Samsat keliling ke lokasi," kata Prasetyo.


Selain itu, Satlantas juga menggandeng tokoh - tokoh Agama baik itu Ustadz maupun Pendeta, untuk menasihati terkait hukum maupun agama.Satlantas Polresta Barelang juga banyak menempatkan spanduk - spanduk himbauan di berbagai titik yang rawan.


Selanjutnya Prasetyo, banyak yang pindah yang tidak membawa surat - surat berkendaraan baik SIM maupun STNK.Karena dengan membawa surat - surat mengemudi, karena tidak membawa Surat berkendaraan tidak tenang saat ada razia, sehingga terjadi kecelakaan.


Sementara itu, Kasatlantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati, meminta SIM naik 100% dan ia juga menghimbau masyarakat yang meminta salah satu motor yang disimpan saat razia itu pernah di Curanmor dimohon untuk masyarakat untuk ditelepon.


Apabila motornya, Dikatakan Putu, agar membawa  STNK dan motor BPKB tersebut.(Adi)