Batam, News, Pendidikan

Amanat Dari Meristekdikti, Politeknik Harus Perbanyak Dosen Industri

Juliadi | Kamis 18 Jul 2019 17:44 WIB | 429

Kebijakan
Pesawat
Guru
Pendidikan


Penyerahan SK Dosen non akademik (Foto : Adi)


MATAKEPRI.COM, Batam - Politeknik Negri Batam, merupakan Politeknik Negeri yang ada di Kota Batam dan telah menghasilkan alumni - alumni yang profesional kini membuka kesempatan untuk menjadi Dosen Praktisi bagi professional dan pelaku industri di Batam.


Dalam rilis yang di sampaikan Humas Politeknik Negeri Batam, Kamis (18/7/2019) sesuai dengan amanat dari Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Meristekdikti) bagi Politeknik untuk memperbanyak dosen dari industri. Program ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi anatar Politeknik dengan industry dan diharapkan dapat meningkatkan relevansi dan kualitas lulusan politeknik. Sesuai aturan, dosen praktisi yang memenuhi syarat dapat memeperoleh.


Dikatakan Direktur Politeknik Negeri Batam Dr. Ir. Priyono Eko Sanyoto, untuk Nomor Induk dosen Khusus (NIDK) ini dituangkan dalam Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 2 tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi nomor 26 Tahun 2015 tentang Registrasi Pendidik pada Perguruan Tinggi.


Perekrutan Dosen Praktisi Polibatam dapat dilakukan melalui 1) mekanisrne penugasan oleh industri/instansi maupun 2) secara sukarela. Penugasan oleh industri/instansi terjadi Jika Dosen Praktisi ditunjuk oleh industri/instansi karena adanya aktivitas kerjasama  pembelajaran  antara  Polibatam dan industri/instansi.  Mekanisme sukarela dilakukan dengan  inisiatif calon  Dosen  Praktisi  mendaftar sebagai dosen di Polibatam.


Baca juga : Kemenristekdikti Resmikan Gedung Hanggar Perawatan Pesawat Udara Politeknik Negeri Batam


Secara ringkas, deskripsi Dosen Praktisi yakni, status kepegawaian tetap di industri/instansi asal, dapat mengusulkan  jenjang  karir jabatan akademik, dapat mengikuti  pembinaan  dan  peningkatan kompetensi pedagogi di Polibatam, serta yang terakhir dapat  memperoleh NIDK.


Menurut Priyono, bagi dosen yang belum memiliki jenjang pendidikan  magister,  dapat dilakukan penyetaraan melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL).


Penyetaraan RPL yang dilakukan oleh Polibatam hanya berlaku di Politeknik Negeri Batam yakni, pengalaman dan sertifikat kerja diakui sebagai kredit/gelar. 


Terkait proses penyetaraan melalui program RPL bagi Dosen Praktisi, Kamis (18/7/2019) sudah diserahkan SK RPL setara KKNI level 8 kepada 8 dosen praktisi Polibatam oleh Menristekdikti Prof. Moh. Nasir pada saat acara “Peresmian sekaligus Peninjauan Hanngar Perawatan Pesawat (ADB Funding)” yang bertempat di kampus Politeknik Negeri Batam. Kedelapan SK RPL tersebut merupakan batch pertama Dosen Praktisi di Polibatam. Berikutnya Polibatam akan melakukan RPL bagi 100 an Dosen Industri sampai tahun 2020.


Inilah Dosen yang di Serahkan SK, yakni, pertama Muhammad Doris, pendidikan terakhir S1 bidang Teknik Informatika, pengalaman industry elektronika selama kurang lebih 13 tahun, dengan area kerja di bidang IT, trakhir sebagai IT Senior Manager di industry elektronika di Batam.


Kedua, Fadli, pendidikan terakhir D4 Teknik Elektro, pengalaman di industry electric manufacturing selama kurang lebih 11 tahun , saat ini senbagai senior manager salah satu perusahaan manufaktur di Batam. Ketiga, Adhiguna, pendidikan Terakhir S1 Teknik Informatika, pengalaman industry manufaktur supporting oil and gas, saat ini sebagai Head of IT di perusahan supporting oil and gas di Batam.


Keempat, Tytin Defia, pendidikan terakhir S1 AKuntansi, pengalaman industry selama kurang lebih 21 tahun, saat ini sebagai direktur perusahaan Degeet oritikal bugit Batam.


Kelima, Wahyudin, pendidikan terakhir S1 Akuntansi, pengalaman kerja selama kurang lebih 16 tahun, saat ini sebagai owner perusahaan Accounting & Finance consulting di batam.


Keenam, Ian Sobri, pendidikan terakhir S1 AKuntansi, pengalaman kerja industry selama kurang lebih 14 tahun , saat ini sebagai Accounting senior officer. Ketujuh Sumarto, pendidikan terakhir D4 Multimedia dan Jaringan, pengalaman kerja industry selama kurang lebih 5 tahun, saat ini sebagai Senior programmer di perusahaan IT.


Dan kedelapan, Athailah, pendidikan Terakhir S1 Sistem Informasi, pengalaman kerja industry selama kurang lebih 19 tahun, saat ini sebagai senior instructor suatu training center di Batam. (Rilis)