Nasional , News, Kesehatan

Gubernur Bali Anjurkan Warga Nya Miliki 4 Anak, Dan Hapus Program KB

Agung | Jumat 28 Jun 2019 07:06 WIB | 631

Kebijakan
Gubernur
Kesehatan


Gubernur Bali, I Wayan Koster menyampaikan sambutan saat mendampingi Presiden Jokowi bertemu dengan sejumlah pemangku de


MATAKEPRI.COM, Bali - program Keluarga Berencana (KB) mengenai aturan Dua anak yang dicanangkan sejak pemerintahan orde baru di hapus oleh Gubernur Bali, Wayan Koster. Dan menganjurkan warga Bali untuk melahirkan Empat anak.

Hal ini tertuang dalam Instruksi Gubernur Bali Nomor 1545 Tahun 2019 tentang Sosialisasi Program Keluarga Berencana Krama Bali. Sosialisasi ini ditetapkan Koster, Jumat (14/6) lalu.


" Kepada Wali Kota/Bupati se-Bali, untuk ke-satu, segera menghentikan kampanye dan sosialisasi 'Keluarga Berencana (KB) dengan 2 anak cukup atau 2 (dua) anak lebih baik' kepada jajarannya yang menangani urusan keluarga berencana "  kata Koster, Kamis (27/6).


Pertimbangan empat anak ini karena garis keturunan sesuai dengan budaya Bali (krama) dinilai sudah mulai terancam. Di Bali ada sebutan bagi anak pertama hingga ke empat. Dengan program KB wajib dua anak, keturunan ketiga dan ke empat dinilai terancam punah.


Anak pertama disebut dengan Wayan, kedua Made, ketiga Nyoman dan keempat disebut dengan Ketut.


" Bahwa adanya penghormatan atas hak reproduksi, mempunyai makna Krama Bali untuk melahirkan anak lebih dari dua orang, bahkan empat orang yang penyebutannya terdiri atas Wayan, Made, Nyoman dan Ketut atau sebutan lain sesuai dengan kearifan lokal yang telah diwariskan oleh para leluhur dan tetua krama Bali " pungkas Koster. (**/AM)


Sumber : Kumparan.com