Batam, Pendidikan

Keluhan Orang Tua Murid, Sistem Zonasi Tidak Memuaskan

Juliadi | Senin 10 Jun 2019 15:39 WIB | 535

Kebijakan
Pendidikan


Freddy Tanod, salah satu wali murid


MATAKEPRI.COM, Batam - Karena tidak nama anak tidak masuk dalam SMPN sejumlah wali murid Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota mendatangi kantor Pemko Batam, Senin (10/6/2019).

Freddy Tanod, salah satu Orang tua murid, mengatakan bahwa data - data siswa yang namanya tidak masuk ke SMPN 42 tersebut sudah diserahkan ke Jafriadi, yang mewakili Sekda.

"data ini sudah kita serahkan ke pak Jafriadi, beliau tidak bisa mengambil keputusan, ia hanya mewakili pak Sekda, pak wakil Walikota dan pak Walikota. Dengan jumlah orang - orang sudah mendaftar, "kata Freddy.

Dikatakan Freddy, bahwa arahan dari Walikota Batam bahwasanya mereka hanya menjalankan dulu kebijakan pemerintah pusat, karena kalau misalnya dengan kondisinya ada masalah kemudian akan dilanjutkan dengan kebijakan daerah sekarang.

"Pak Walikota juga katanya lagi melihat kondisi di daerah sekitar, Pemerintah nanti bisa kasih keputusan selambat-lambatnya dari Menteri Pendidikan dulu, "kata Freddy.

Menurut Freddy, mereka datang ke Pemko Batam mempunyai itikat baik dan menurutnya sistem zonasi tersebut memberikan harapan kepada orang tua, akan tetapi harapan itu yang tidak jelas.

Dikatakan Freddy, kuota di SMPN 42 hanya  219, akan tetapi yang mendaftar 500an. Menurutnya sistem zonasi tersebut tidak memuaskan, mereka diberikan 2 pilihan tapi keduanya tidak dapat.

Lanjut Freddy, yang beda  Kecamatan dapat masuk ke SMPN 42, yakni Kecamatan Nongsa akan tetapi warga Kelurahan Belian sendiri tidak masuk. (Adi)