Batam, News

Tersentuh untuk membantu, walau harus menyeberangi Pulau

Viktor | Minggu 12 May 2019 21:14 WIB | 260

Banjir


Mas Rifqi ( memakai baju merah ) dan bersama warga di pengungsian


MATAKEPRI.COM, Batu Aji - Banjir yang hingga hari ini masih melanda di kawasan Ruli Tembesi Pandan Aran sejak 26 April lalu membuat seorang pekerja yang berada di luar Batam, beranjak dari tempat nya dan datang untuk membantu.


Mas Rifqi (24) yang bekerja dan tinggal di Pulau Bulan tergerak hatinya untun membantu warga pandan aran yang mengalami musibah banjir tersebut. Rifqi baru mengetahui setelah melihat pemberitaan di media online Matakepri.com terkait musibah yang terjadi di pandan aran tersebut.


" Meski gak banyak, tapi insyaallah saya ikhlas memberikan bantuan ini. Insyaallah nanti banyak yang melihat ini, dan banyak yang tergerak untuk membantu " ucapnya.


Rifqi juga mengatakan semoga musibah ini cepat mendapat perhatian dari pemerintah dan dapat segera teratasi.


" Ya kasian mas, ini kan udah 2 Minggu lebih, tapi baru dapet tenda ada, makanan aja dapet dari warga sekitar. Semoga pemerintah bisa cepat turun tangan dan masalah ini cepat terselesaikan " Tambahnya.


Bantuan yang di berikan kepada warga Pandan Aran berupa bahan makanan mentah dan instan.


Warga yang menyambut kedatangan mas Rifqi, sangat senang.Mereka sangat bersyukur, karena selama beberapa hari ini mereka hanya memasak makanan dengan bahan seadanya, dan kadang juga mendapat bantuan dari masyarakat sekitar.


Ahmad, salah seorang warga yang rumahnya terendam banjir mengatakan, " kalau untuk makan kita seadanya mas, kadang juga dapet dari para tetangga yang rumah nya gak kebanjiran "


Hanya saja warga sangat kecewa, karena kejadian yang telah terjadi lebih dari 2 Minggu tersebut belum mendapatkan bantuan dari pihak manapun, kecuali hanya tenda 2 unit ini saja. " Bahkan RW setempat batu berkunjung 1 kali saat awal terjadi kebanjiran, dan hingga saat ini belum pernah meninjau atau mengontrol warga nya yang terkena banjir tersebut " Tambah Ahmad.


" Ya kami masih tetap berharap mas, semoga ini bisa cepat di tangani dan cepat di selesaikan. Agak kami bisa hidup dengan normal kembali " pungkasnya.


Saat Matakepri.com ke lokasi terlihat banjir sedikit turun dari volume awal, hanya saja masih tinggi.(CW6)