Lingga

Bupati Lingga Hadiri Syukuran Selesai Rehabnya Jembatan Desa Marok Tua

Nazili | Minggu 14 Apr 2019 17:56 WIB | 197




MATAKEPRI.COM, Lingga - Guna memenuhi undangan masyarakat, Bupati Lingga ditengah kesibukannya, memyempatkan diri berkunjung dan bersilaturahmi ke Desa Marok Tua Kecamatan Singkep Barat Kabupaten Lingga, Minggu (14/04/2019).


Adapun maksud kedatangan beliau adalah dalam rangka syukuran atas telah selesainya rehabilitasi jembatan yang sempat roboh beberapa waktu lalu.


Turut hadir mendampingi Bupati Lingga dalam acara tersebut, Asisten Bidang Ekonomi Yusrizal, Anggota DPRD Kabupaten Lingga Neko Wesha Pawello, Anggota DPRD Provinsi Kepri Saptono Mustaqim, Camat Singkep Barat Recky Sarman Timur, beberapa kepala OPD, Kepala Desa Marok Tua, serta masyarakat setempat.


Seperti diketahui sebelumnya, jembatan ini pernah roboh sebanyak 5 kali dikarenakan cuaca buruk dan arus kencang. Yang terakhir terjadi pada bulan November tahun lalu, saat warga sedang gotong - royong mengganti beberapa tongkat jembatan.


Kini dengan adanya inisiatif warga, serta adanya Anggaran Dana Desa, akhirnya jembatan yang sangat vital bagi masyarakat setempat ini telah selesai di perbaiki. Selain itu, terwujudnya perbaikan jembatan tersebut tidak terlepas dari bantuan Pemkab Lingga melalui Dinas PU.


Dalam sambutannya, Bupati Lingga menyampaikan rasa syukur atas terselesaikannya jembatan yang menghubungkan antara Desa Marok Tua dengan Kecamatan Singkep dan Kecamatan Singkep Barat tersebut.


Selain itu, beliau juga menyampaikan harapan baru bagi masyarakat setempat. Yakni akan dibangunnya sebuah jembatan permanen menggantikan jembatan saat ini yang akan menelan biaya sekitar Lima Milyar Rupiah. Adapun rencana pembangunan jembatan tersebut adalah sepanjang 170 meter, dengan lokasi yang berbeda dari jembatan yang sudah ada saat ini. 


Beliau menjelaskan bahwa, untuk tahap pertama pengerjaan jembatan tersebut ditargetkan akan dimulai pada pertengahan tahun ini, dengan perkiraan dana sekitar Satu koma Sembilan Milyar Rupiah untuk pemasangan pancang jembatan.


Beliau juga menambahkan, sebenarnya Dinas PU Kabupaten Lingga telah menyelesaikan pembuatan DED tahun 2017 lalu, sementara pada tahun 2018, jembatan permanen tersebut gagal dibangun karena anggaran Pemprov Kepri mengalami defisit." Semoga tahun 2019 ini, jembatan permanen dapat dibangun tanpa ada hambatan lagi," kata beliau berharap.



Untuk diketahui sebelumnya, jembatan kayu ini sudah beberapa kali dilakukan perbaikan oleh masyarakat setempat. Hal tersebut terpaksa dilakukan, karena jembatan yang panjangnya 215 meter ini merupakan satu - satunya akses jalan keluar masuk dari Desa Marok Tua ke Singkep maupun Singkep Barat, yang merupakan urat nadi perekonomian masyarakat sekitar.


Selanjutnya, Kepala Desa Marok Tua Saparudin, mengatakan dalam sambutannya, pembangunan jembatan ini tidak terlepas dari bantuan Pemkab Lingga. Sehingga ia menyampaikan terimakasih kepada Pemkab Lingga, terutama kepada Dinas PU Kabupaten Lingga.


Meneruskan harapan dari masyarakat, beliau menyampaikan bahwa, semoga pembangunan jembatan permanen seperti yang disampaikan oleh Bupati Lingga agar tidak ditunda lagi pembangunannya. 


Saat diwawancara, beliau membenarkan bahwa untuk pembangunan jembatan yang roboh tahun lalu, mereka juga pernah menerima bantuan dari Provinsi Kepri. 


" Tahun lalu, pernah juga pak. Kami menerima bantuan dari BNPB Provinsi Kepri, yakni hibah dana bantuan bencana sebesar 100 juta untuk pembangunan jembatan ini. Namun roboh lagi. Dan tahun ini selain dari dana desa, juga ada dari Dinas PU Kabupaten Lingga," kata Saparudin Kepala Desa Marok Tua.


Kemudian, acara ditutup dengan doa, dan makan bersama dengan seluruh lapisan masyarakat. Dengan jumlah hidangan sebanyak 170 dan hidangan tersebut merupakan swadaya dari masyarakat setempat. (NAZILI)



Berita Terkait

Tidak ada berita terkait