Batam

HUT PGRI Ke - 73 Dan HGN Ke 24, Pemko Menggelar Upacara

Juliadi | Senin 26 Nov 2018 12:01 WIB | 192

Perayaan
Guru
Pemko Batam



MATAKEPRI.COM, Batam – Pemerintah Kota (Pemko) Batam menggelar Upacara memperingati Hari Jadi (HUT) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) ke -  73 dan Hari Guru Nasional (HGN) ke -  24 tahun yang jatuh pada 25 November 2018 kemarin, Senin (26/11/2018) di Lapangan Dataran Engku Putri Batam Centre.

Upacara ini dipimpin langsung oleh Walikota Batam, H. M. Rudi sebagai inspektur. Pada kesempatan tersebut H. M. Rudi membacakan sambutan Ketua Umum Pengurus Besar PGRI, Unifah Rosyidi.

Dalam kata sambutannya, H. M. Rudi, mengatakan dalam era revolusi industri, sistem pendidikan nasional dihadapkan pada tantangan yang amat kompleks tetapi menarik. Oleh karena itu, PGRI sebagai organisasi profesi juga ditantang agar mampu menggerakan guru, pendidik, dan tenaga kependidikan memberikan andil tidak hanya dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah, tetapi lebih dari itu harus merasa terpanggil untuk ikut melahirkan pemikiran transformatif dalam pengembangan kebijakan pemerintah, pengelolaan program pembangunan di pusat dan di daerah, serta dalam melahirkan berbagai gagasan dan tindakan inovatif sesuai dengan tantangan Abad ke 21. 

"Dunia hari ini menghadapi fenomena disrupsi seperti lahirnya digitalisasi sistem Pendidikan melalui inovasi aplikasi teknologi seperti Massive Open Online Course (MOOC) dan Artificial intelligence, "ujar H. M. Rudi. 

Lanjut H. M. Rudi,  pertama adalah inovasi pembelajaran daring yang dirancang terbuka, saling berbagi, terhubung atau berjejaring satu sama lain. Prinsip ini menandai dimulainya demokratisasi pengetahuan yang menciptakan peluang bagi setiap orang untuk memanfaatkan teknologi secara produktif. 

Sedangkan yang kedua adalah mesin kecerdasan buatan yang dirancang untuk melakukan pekerjaan spesifik untuk membantu tugas-tugas keseharian manusia. Di bidang pendidikan, artificial intelligence membantu pembelajaran secara individual, yang mampu melakukan pencarian informasi dan menyajikannya dengan cepat, akurat, dan interaktif. Inilah yang menandai revolusi industri khususnya di bidang pendidikan.

Kedua contoh perkembangan di atas mengubah secara fundamental kegiatan belajar-mengajar. Ruang kelas mengalami evolusi kearah pola pembelajaran digital yang menciptakan pembelajaran lebih kreatif, partisipatif, beragam, dan menyeluruh. Guru memiliki peran penting dalam kontekstualisasi informasi serta bimbingan terhadap peserta didik dalam praktis diskusi daring. (Adi)