Lingga

Diduga Tercemah Limbah Sawah di Bukit Langkap, Spesies di Sungai Desa Kerandin Terancam Punah

Maman | Selasa 07 Aug 2018 17:03 WIB | 488

Pencemaran
Lingkungan Hidup



MATAKEPRI.COM, Batam- Semenjak adanya percetakan sawah di Desa Bukit Langkap, Kecamatan Lingga Timur, Kabupaten Lingga, masyarakat Desa Kerandin mengeluh kesahkan aliran sungai di desa mereka tercemar sehingga udang, ikan dan ketam susah untuk di dapatkan.

Alwendi Saputra salah seorang tokoh pemuda Desa Kerandin menyampaikan dalam sepekan ini ikan, udang, ketam yang berada disungai kerandin seperti hilang dan bahkan ada yang mati di duga akibat limbah sawah dari Bukit Langkap yang dialirkan kesungai Kerandin.

"Kondisi ini sudah sangat parah karena hari biasanya limbah sawah ini tidak terlalu membunuh bila kondisi air sungai tinggi, tapi kalau musim hujan datang seperti sekarang semua ikan, ketam dan udang lari bahkan teman kita penampung ketam mengatakan pembesaran ketam ditempatnya mati akibat air sungai yang berubah bentuk dari warna dan rasa," Ungkap alwendi, selasa (7/8/2018).

Alwendi menjelaskan, mulai dari sekitaran Hulu sungai Kerandin, sungai Desa Semalir terkena dampak pembuangan limbah sawah dari percetakan sawah di Desa Bukit Langkap.

"Saya akan berkoordinasi dengan ketua pemuda desa Kerandin bersama Masyarakat Nelayan yang terkena dampak langsung akibat pencemaran lingkungan itu berencana mendatangi DPRD Kabupaten Lingga guna mencarikan solusi supaya dampak kerusakan lingkungan tidak semakin meluas dan berlarut-larut." Imbuhnya


Pemerintah daerah diminta mencari solusi. Warga menawarkan agar tempat percetakan sawah dibukit langkap dipindahkan ke lokasi yang jauh dari daerah aliran sungai (DAS), sehingga kerusakan lingkungan dapat ditekan.

"Pertama sekali kami minta percetakan sawah itu dijauhkan dari sungai kerandin, kalau masih dekat saya rasa tidak akan bisa ditangani. Saat ini sudah 2 desa yang terkena dampak di sini sampai ke laut," tegasnya

Pasca kejadian terkaparnya ikan dan udang mati serta mabuk di sepanjang sungai kerandin beberapa hari yang lalu masyarakat di kawasan desa kerandin mengalami kerugian materil.(iwan)