Karimun, News, Mata Foto, Pendidikan, Kepri, Karimun, Publik

Nurdin Basirun Letakkan Batu Pertama SMAN 5 Karimun

| Sabtu 03 Feb 2018 19:01 WIB | 3159

Gubernur Kepri


Gubernur Kepri, Nurdin Basirun saat meletakkan batu pertama Gedung SMAN 5 Karimun, Sabtu (3/2/2018) di Tanjung Balai Kar


MATAKEPRI.COM, Karimun - Gubernur Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Nurdin Basirun didampingi Sekertaris Daerah Provinsi Kepri (Sekda Prov), TS Arif Fadillah dan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Provinsi Kepri, Arifin Nasir meletakkan batu pertama pada pembangunan Gedung Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 5 Karimun, Sabtu (3/2/2018) di Tanjung Balai Karimun. Gedung SMAN 5 itu, senilai Rp 28 Milliar.

Dalam laporanya, Kadisdik Provinsi Kepri, Arifin Nasir menyampaikan bahwa pembangunan gedung sekolah baru SMAN 5 Karimun itu, merupakan used yang ketiga, setelah sebelumnya 2 sekolah yang dibagun di Batam. Dari Ketiga used tersebut, SMAN 5 Karimun, adalah yang terbaik dari segi jasa maupun bahan, serta lahan yang luas, yakni, 1.8 Hektare. 

Dikatakan, gedung sekolah yang akan dibangun adalah 9 ruang kelas ditambah ruang Kepala Sekolah, ruang Majelis Guru dan ruang Tata Usaha, berlantai 3. Pada Tahun 2019 nanti, pembangunan gedung sekolah itu, sudah selesai. Sebelum gedung siap, RKB sudah ada. Kepala Sekolah dan guru, sudah siap untuk menerima siswa baru.

Wakil Bupati Karimun, Anwar Hasyim dalam sambutanya menyampaikan atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Karimun mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Kepri atas pembangunan yang dilakukan itu. Mudah-mudahan, sekolah tersebut dapat memberikan mamfaat yang besar kepada masyarakat Karimun, khususnya dibidang  pendidikan. 

"Diharapkan kedepan, Karimun juga medapatkan pembangunan yang lainnya dan berguna serta sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakat karimun," harapnya.

Sementara itu, Nurdin berharap, dengan peletakan batu pertama, pembangunan gedumg SMAN 5 Karimun dapat berjalan dengan lancar dan sesuai dengan target pembangunan. Setelah usai pembangunan pada Tahun 2019 mendatang, sekolah itu dapat beroperasi sebagaimana mestinya. 

Oleh karenanya, mohon Doa Restu serta dukungan dari seluruh masyarakat, agar pembangunan dapat sesuai dengan jadwal dan waktu yang telah ditentukan dan bisa segera digunakan, dimamfaatkan bagi masyarakat luas disektor pendidikan. 

"Sekolah ini akan dibangun 3 lantai dengan 9 ruang kelas, juga ruang Tata Usaha, Majelis Guru dan juga ruang Kepala Sekolah. Total biaya, sebesar Rp 28 Milliar," pungkasnya. (hasian)