Tanjung Pinang

Proyek Rokok Besutan BUMD Kota Tanjungpinang Menjadi Primadona

Maman | Selasa 10 Oct 2017 21:38 WIB | 1322

Penyelundupan
Bea Cukai


Rumah Hunian Warga Dompak yang di jadikan gudang oleh PT MEGATAMA PINANG ABADI


MATAKEPRI. COM, Tanjungpinang - Laris manis dan murah meriah menjadi idola penggemar rokok merek UN, pasalnya, rokok tanpa pita cukai "Made in BUMD Kota Tanjungpinang" yang di pasarkan oleh PT MEGATAMA PINANG ABADI  bertempat di Dompak dengan membawa merek UN asal Kota Batam itu mampu "merajai" pasar edar di luar kawasan bebas terikat FTZ Dompak untuk penjualannya.

Rokok yang terkenal murah meria itu mampu menarik para pecinta rokok dengan cirikhas wangi dan rasa manisnya, Imam salah seorang penggemar rokok UN yang awalnya perokok Sampoerna kini kecantol rokok merek UN.

Celote Imam pada media ini tentang rokok UN " rokoknya sih lumayan enak juga dan wangi, yang buat betah murah meria dan gampang carinya di kedai2 kelontong di Tanjungpinang." Ujar Imam

Lain halnya yang di sampaikan oleh Rasid (62) warga Tanjungpinang Timur yang dari dulu tidak menyukai rokok, Rasid mengatakan. " akibat ada rokok-rokok murah meria ini, anak-anak sekolah sekarang pandai merokok karena harga murah mungkin." Ujar Rasid

Terkait banjirnya pemasaran rokok merek UN di luar Kawasan FTZ untuk daerah Dompak, Daen Yelta selaku Kepala BP Kawasan untuk Kota Tanjungpinang susah untuk di jumpai guna konfirmasi lebih lanjut mengenai kuota rokok merek UN dan pengendalian pemasaran yang "merajai" pasar jual di luar Kawasan FTZ.

Selain itu tempat gudang milik rokok UN tersebut tidak layak di sebut gudang karena, tempat penyimpanan rokok UN ini berupa tempat tinggal manusia (rumah hunian). (Bobi)