Karimun, News

Nakhoda ini Pilih Tenggelamkan Kapal daripada Ditangkap Patroli

| Sabtu 11 Mar 2017 11:47 WIB | 1120

Tenggelam
Penyelundupan


Foto Ilustrasi



MATAKEPRI.COM, Karimun- Banyak cara yang dilakukan oleh nakhoda kapal bermasalah agar selamat dari penangkapan. Seperti yang terjadi di perairan Karimun, belum lama ini, sang nakhoda memilih menenggelamkan kapalnya daripada ditangkap.

Sebagaimana diberitakan media, guna menghindari penangkapan yang dilakukan tim kapal Patroli Bea dan Cukai dari Kanwil DJBC Khusus Kepri, Nahkoda kapal dan kru sepakat menenggelamkan kapal beserta muatan di perairan Tanjung Jumpul pada Minggu (5/3) kemarin. Empat kru kapal dan 8 ABK diamankan Petugas Patroli dan dibawa ke Tanjungbalai Karimun.

”Pelaku penyelundupan pakaian bekas saat ini semakin nekat dan tidak mau perduli dengan keselamatannya,” kata Kepala Bidang Penindakan Dan Sarana Operasi Kanwil DJBC Khusus Kepri, Raden Evy Suhartantyo didampingi Kabid BHP, Winarko pada Kamis (9/3) kemarin di Tanjungbalai Karimun.

Kru kapal patroli BC 10001 yang dikomandoi Pamujo, hendak menangkap 1 kapal kayu berbendera Indonesia di perairan Tanjung Jumpul.

Belakangan diketahui kapal bernama KM Samudra Jaya II dari Portklang, Malaysia tujuan Tanjungbalai Asahan, Sumut memuat sekitar 500 balpres berisi pakaian bekas.

Saat didekati, puluhan massa dengan menggunakan kapal kayu mendekati kapal patroli dan melakukan perlawanan dengan bom molotov dan mercon dan melempari kapal patroli, akibatnya kaca bagian depan kapal patroli pecah. Seluruh kru kapal dan massa berusaha kabur dengan berenang, setelah berusaha menenggelamkan kapal.

Petugas menyelamatkan kru kapal dan massa bayaran yang melakukan perlawanan, ketika berenang. KM Samudra Jaya II tidak dapat ditarik ke Tanjungbalai Karimun, untuk kepentingan penyelidikan beberapa balpres ditarik ke atas kapal patroli sebagai barang bukti.

Ditambahkan Raden Evy, sejak 20 Februari lalu telah dilakukan penangkapan terhadap 6 kapal kayu dengan muatan berbagai jenis, bawang merah, kayu dan pakaian bekas. n4-arl