Natuna, News

WIRANTO: Setiap Hari Ratusan Ton Narkoba Masuk ke Indonesia Lewat Perbatasan

| Jumat 10 Mar 2017 16:17 WIB | 902

Narkoba
Penyelundupan


Photo : Konfrensi pers Menkopolhukam


MATAKEPRI.COM, Natuna  – Kondisi geografis Indonesia sebagai salah satu negara kepulauan terbesar di dunia, membuatnya rentan terhadap berbagai ancaman. Tidak hanya ancaman masalah pertahanan, tetapi sudah memasuki segala aspek kehidupan.

Menkopolhukam Wiranto menuturkan, ancaman yang ada saat ia menjabat sebagai Panglima ABRI, tentu saja sangat berbeda dengan ancaman saat ini. Dengan demikian, cara menangkal ancaman tersebut juga harus berbeda.

Ancaman yang ada sekarang adalah multi dimensional, memasuki semua kehidupan masyarakat. Seperti bahaya narkoba, radikalisme, terorisme, berpotensi masuk lewat daerah-daerah perbatasan. Setiap harinya ratusan ton narkoba masuk ke nusantara melalui jalur-jalur tikus di perbatasan.

Kondisi ini akan semakin parah jika jalur tikus di perbatasan semakin banyak. “Ancaman sudah berubah total, multi dimensional, semua kehidupan masyarakat dimasuki. Contohnya bahaya narkoba bisa masuk lewat perbatasan, apalagi perbatasan kita lemah”, ujar Wiranto kepada Wartawan, Rabu (08/03).

Seperti di Provinsi tetangga, Kalimantan, ada sekitar 1200 jalur tikus di perbatasan. Karenanya kata Wiranto, sangat perlu penguatan keamana di daerah-daerah perbatasan.

Penguatan perbatasan tidak hanya melalui aparat negara, tetapi melalui azas keadilan dan kesejahteraan. Seluruh masyarakat Indonesia harus diperhatikan, dengan melakukan pembangunan total oleh seluruh lembaga Kementerian.n4-nang