Batam, News

Atasi Kelangkaan Elpiji, Batam Terapkan Subisidi Tertutup

| Selasa 07 Mar 2017 11:19 WIB | 1690

Pemko/Pemda/Pemrov
Pasar


Elpiji 3 Kg seharusnya hanya untuk masyakat miskin.


MATAKEPRI.COM, Batam  - Kelangkaan elpiji 3 kilogram sempat menimbulkan keresahan di masyarakat. Merespon hal ini Pemerintah Kota Batam, akan menerapkan rencana penerapan subsidi elpiji tertutup. Cara ini dianggap mampu menyelesaikan masalah kelangkaan bahan bakar gas di kota ini.
         
"Prinsipnya, kalau ada pola subsidi tertutup, masyarakat di wilayah pulau berkah," kata Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad di Batam, Senin.
          
Ia mengakui kelangkaan elpiji subsidi 3 kg sempat menjadi masalah di kota itu, saat dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Energi dan Sumber Daya Mineral.
         
Kala itu, pemerintah berupaya menerapkan berbagai strategi untuk mengatasi kelangkaan elpiji, sehingga akhirnya masalah itu teratasi sebelum Amsakar mengakhiri jabatannya sebagai Kepala Dinas.
         
"Mudah-mudahan soal kelengkaan elpiji yang sempat berkecamuk tidak terjadi lagi. Sampai buat kartu, kemudian dipalsukan. Meski sekarang selesai tapi butuh kerja keras sampai urusan itu selesai," kata dia.
          
Meski begitu, ia mengaku belum mendapatkan kepastian penerapan subsidi elpiji tertutup di Pulau Batam.
         
Pemko masih akan akan mengkonfirmasinya ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Kepri, yang berwenang mengurus masalah energi.
         
"Kewenangan urusannya di provinsi. Kalau pemetaan wilayahnya di Batam, kami akan koordinasi tentang berita baik itu. Kami akan proaktif akan melacak di Dinas ESDM Provinsi.
         
Sebelumnya, dalam kunjungan di Batam, Dirjen Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral IGN Wiratmadja mengatakan program itu akan diterapkan secara bertahap. Sebagai permulaan, dijalankan di pulau-pulau relatif kecil.
         
"Dalam diskusi, akan mulai di beberapa pulau, ada kriterianya. Kalau pulaunya terlalu besar, berat. Pulau tertutup, agar tidak bocor," kata Wiratmadja.
         
Saat ditanya apakah Batam menjadi pulau pertama penerapan subsidi langsung elpiji, ia enggan memastikan.
         
"Kriterianya cocok," katanya.
         
Karena selain pulau kecil tertutup, kriteria lain untuk penerapan program itu adalah ketersediaan sinyal, mengingat kartu itu menggunakan sistem elektronika. n4.an