Batam, Kesehatan

Masa Pandemi Covid-19, Produk Herbal Dapat Tingkatan Imunitas Tubuh

Juliadi | Rabu 04 Nov 2020 18:12 WIB | 709

Covid-19
Perekonomian


Suasana virtual kegiatan Advokasi, Rabu (4/11/2020)


MATAKEPRI.COM BATAM -- Tiga Asosiasi (Association) kesehatan bekerjasama dengan Deputi Sumberdaya dan Kelembagaan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI dan Direktorat  Pelayanan Kesehatan Tradisional  (YANKESTRAD) Kementerian Kesehatan RI, mengadakan ADVOKASI secara virtual, Rabu (4/11/2020).


Ketiga Asosiasi ini yakni Indonesia Wellness Master Association (IWMA), Wellness and Healthcare Enterphreneur Association (WHEA) dan Indonesia Wellness Spa Professional Association (IWSPA).


Advokasi ini menghadirkan para Narasumber Deputi Sumberdaya dan Kelembagaan Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DR. Wisnu Bawa Tarunajaya, S.E., M.M ,Direktur YANKESTRAD Kementrian Kesehatan RI Dr. Wiendra Waworuntu., M.Kes.


Kegiatan ini juga dihadiri Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) dari Daerah daerah Destinasi Wisata dan 15 daerah Ethno Wellness Spa Indonesia (Jakarta, Jawa Barat, DIY, Semarang, Madura, Bali, Sumatera Utara,Sumatera Barat, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua).


Kegiatan ini diikuti beberapa asosiasi dari lingkup Pariwisata antara lain, PHRI, IHGMA, BSWA, ASPI dan ASTI. Demikian pula para pengusaha atau manager Spa, pekerja Spa dari member asosiasi.


Kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya  memberi kepercayaan kembali kepada masyarakat dengan Protokol kesehatan yang sesuai dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang telah teruji, dimana berbagai produk herbal serta pelayanan (treatment) untuk relaksasi dapat meningkatkan imunitas tubuh , akan sangat membantu para pengusaha dan pekerja bidang Spa Wellness mendapat penghasilan kembali setelah sekian lama terpuruk imbas dari pendemi covid19.


Advokasi ini di maksudkan untuk mendorong pentingnya pemulihan ekonomi Indonesia melalui kegiatan Spa wellness bersama Dispur dan Diskes dari daerah-daerah yang telah ditetapkan oleh Pemerintah sebagai Destinasi Wisata serta daerah dimana telah ditemukenali 15 Ethno Wellness Spa Indonesia.


Sudah diyakini oleh para ahli bahwa Herbal yang digunakan dalam pelayanan (treatment) Spa dapat membantu   mencegah berjangkitnya virus dan bakteri, demikian pula efek relaksasi dari pelayanan Spa dapat meningkatkan imunitas tubuh pada seseorang. Dua hal tersebut sangatlah dibutuhkan dalam masa pendemi covid19 saat ini,


Selain itu 3 asosiasi ini juga meyakini bahwa Pendidikan dan Pelatihan sebagai kunci kebangkitan dan keberhasilan usaha jasa dan produk Spa wellness serta berbahai bidang lain nya.


Oleh karena itu sangat peduli dengan bidang Pendidikan dan Pelatihan sebagai bagian dasar dari Human Capital suatu usaha. Untuk itu kami sangat menghimbau kepada para pengusaha khusus nya bidang Spa (Spa stand alone) dan GM hotel (Spa manager di hotel-hotel) serta asosiasi-asosiasi terkait untuk benar-benar memperhatikan hal tersebut guna meningkatkan Kompetensi dibidangnya.


Akhirnya Advokasi ini diharapkan agar semua pihak, baik Pemerintah Pusat maupun Daerah akan memberi kepercayaan kepada para pengusaha Spa, baik Spa yang di hotel maupun stand alone untuk kembali hadir memberi pelayanan kepada masyarakat dengan melaksanakan Protokol Kesehatan sesuai Adaptasi Kebiasaan Baru dan pada akhirnya mampu memberi pengahasilan bagi para pekerja nya/Terapis guna membangkit kan ekonomi masyarakat dari sektor Pariwiwsata. (Adi)